Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kerinci Dorong Nilam Menjadi Tanaman Unggulan untuk Perkuat Perekonomian

24 Minggu, 04 Okt 2026, 13:20 WIB | Oleh:
Pemkab Kerinci Dorong Nilam Menjadi Tanaman Unggulan untuk Perkuat Perekonomian Pemkab Kerinci Dorong Nilam Menjadi Tanaman Unggulan untuk Perkuat Perekonomian Doc: antara foto
Ket. Budidaya tanaman nilam di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

JAMBI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, Provinsi Jambi, terus mendorong pengembangan tanaman nilam (pogostemon cablin benth) sebagai salah satu komoditas perkebunan unggulan melalui teknik pengembangan budi daya untuk memperkuat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

"Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi dan mempertemukan langsung potensi produksi petani dengan kebutuhan industri serta pasar," kata Bupati Kerinci Monadi di Kerinci, Minggu (4/10).

Menurut Monadi, upaya pengembangan yang sudah dilakukan meliputi penguatan teknik budi daya, peningkatan kualitas hasil olahan minyak nilam, hingga perluasan akses pasar nasional maupun ekspor.

Monadi menjelaskan, saat meninjau aktivitas budidaya dan sentra nilam Desa Tambak Tinggi, Desa Sekungkung, dan Desa Belui Tinggi, ia optimistis pengembangan komoditas tersebut sangat baik.

Bahkan kualitas hasil bahan minyak nilam diyakini mampu menembus pasar nasional dan ekspor.

Untuk menjaga kualitas, pemerintah daerah juga membawa calon pembeli (buyer) untuk memantau kondisi serta mutu komoditas nilam yang dikembangkan oleh kelompok tani setempat.

Pihak pembeli dalam kesempatan itu, melihat seluruh tahapan produksi, mulai dari tata kelola tanaman di tingkat petani, proses penyulingan dan pengolahan hasil, pengecekan standar kualitas produksi, hingga pemetaan peluang kemitraan pemasaran.

Dirinya menambahkan, kehadiran buyer diharapkan dapat membuka rantai pasok dan kerja sama investasi yang berkelanjutan dengan para petani lokal.

Melalui keterhubungan pasar yang tepat, Monadi memastikan komoditas nilam Kerinci tidak hanya unggul dari segi mutu, tetapi juga mendapatkan kepastian harga serta jangkauan distribusi yang lebih luas.

"Minyak nilam kita punya karakteristik, kita terus dorong pasarnya guna menjadikan nilam sebagai pilar ekonomi baru warga Kerinci," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.