Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdag Mataram: Pekan Ini Penyaluran Beras SPHP Normal Lagi

3 Minggu, 04 Okt 2026, 13:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdag Mataram: Pekan Ini Penyaluran Beras SPHP Normal Lagi Disdag Mataram: Pekan Ini Penyaluran Beras SPHP Normal Lagi Doc: ANTARA
Ket. Arsip: pasokan beras SPHP di salah satu minta Bulog di Pasar Kebon Reok Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MATARAM – Dinas Perdagangan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memastikan dalam pekan ini penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog di pasar tradisional dan modern, kembali normal.

"Hasil koordinasi kami dengan Bulog, mereka memastikan stok beras SPHP pekan ini sudah kembali normal. Begitu juga penyaluran ke mitra di sejumlah pasar tradisional," kata Kepala bidang Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram, Sri Wahyunida di Mataram, Minggu (04/10).

Hal tersebut disampaikan terkait ketersediaan beras SPHP Bulog yang sempat terhenti penyalurannya hampir dua pekan terakhir, karena adanya kendala bersifat teknis.

​Ia mengatakan penyaluran beras SPHP sempat tertahan sekitar satu minggu lebih karena adanya kendala pada sistem aplikasi.

Namun, berdasarkan hasil koordinasi dengan Bulog, dalam pekan ini beras SPHP sudah bisa kembali disalurkan secara normal ke mitra di pasar-pasar tradisional maupun ritel modern.

Penyaluran beras SPHP dipastikan terus aman dan berlangsung hingga akhir tahun. Selain itu, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah penstabilan harga pangan serta operasi pasar murah menjelang akhir tahun dan persiapan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

"Kami mengimbau masyarakat tidak panik karena ketersediaan pangan secara umum masih tergolong stabil," katanya.

Dengan jaminan stok beras SPHP itu, Bulog segera mendistribusikan beras murah SPHP ke sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram seperti Pasar Kebon Roek, Sindu dan Pasar Mandalika dengan jumlah satu titik mencapai sekitar satu ton.

Pendistribusian beras murah ke sejumlah pasar tradisional tersebut untuk memberikan jaminan ketersediaan stok beras murah sebagai alternatif masyarakat.

Pasalnya, beras SPHP Bulog selalu menjadi incaran masyarakat terutama menengah ke bawah karena harganya Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per satu kantong isi 5 kilogram.

Harga itu tentu di bawah harga beras medium sebesar Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.000-Rp14.900 per kilogram.

"Karena itu, meskipun harga beras sejauh ini relatif stabil, tapi beras SPHP tetap didistribusikan ke mitra di pasar tradisional dan ritel modern," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Gardu Portal PLN Roboh dan ...
Ekonomi
Stok Cadangan Beras Nasiona...
Nasional
Uji Publik Calon Anggota KND

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pemerintah Siapkan Stimulus...
Nasional
RUU Perampasan Aset Diminta...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.