Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Air Baku PDAM Bangka Tengah Masih Aman, Benarkah? Ini Penjelasannya

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 05:49 WIB | Oleh:
Air Baku PDAM Bangka Tengah Masih Aman, Benarkah? Ini Penjelasannya Doc: Antara foto
Ket. Sumber air baku Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bangka Tengah di Kecamatan Koba, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung. Sabtu (3/10).

KOBA - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memastikan ketersediaan air baku masih aman untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, meski kemarau panjang berlangsung selama tiga bulan terakhir.

Direktur PDAM Tirta Bangka Tengah Achmad Barliansyah di Koba, Sabtu, mengatakan sumber air baku di sejumlah wilayah masih memadai untuk mendukung pelayanan kepada pelanggan.

“Debit air masih berkedalaman sekitar 30 meter di dua sumber air baku yaitu Kolong Jongkong dan Sarkawi, sehingga masih mampu menopang kebutuhan pelanggan,” ujarnya.

Ia mengatakan ketersediaan air baku di Kecamatan Koba diperkirakan masih aman untuk memenuhi kebutuhan pelanggan hingga Desember 2026.

Sedangkan ketersediaan air baku untuk pelayanan pelanggan di Kecamatan Simpangkatis diperkirakan masih mencukupi hingga November 2026.

Berdasarkan data kinerja BUMD air minum, lanjut dia, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Bangka Tengah tercatat memiliki 1.521 pelanggan dengan 1.444 pelanggan berstatus aktif.

Menurut dia, kondisi berbeda terjadi di Kecamatan Namang karena debit air baku di wilayah tersebut kini hanya sekitar satu meter.

“Debit air baku hanya berkedalaman sekitar satu meter yang sudah bercampur lumpur,” ungkapnya.

Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi mengganggu pelayanan PDAM apabila kemarau terus berlangsung hingga Desember 2026 tanpa adanya hujan.

“Jika hujan tidak turun hingga Desember ini maka ketersediaan air PDAM di Namang kemungkinan mengalami kondisi darurat,” ujarnya.

Ia mengatakan ketersediaan air baku menjadi faktor utama dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan selama musim kemarau.

Karena itu, pihaknya mengimbau pelanggan menggunakan air secara hemat dan bijak guna menjaga ketersediaan air selama kemarau masih berlangsung.

“Kondisi saat ini memang kemarau cukup panjang, tentu kita mengimbau pelanggan lebih hemat dan bijak menggunakan air,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Gaspol Tekan S...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.