Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Globalisasi Ancam Eksistensi Resep Kuliner Lokal

📅 Selasa, 16 Nov 2021, 07:03 WIB | Oleh:
Globalisasi Ancam Eksistensi Resep Kuliner Lokal Doc: istimewa
Ket. Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid, dalam rangkaian acara Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2021, di Jakarta, Senin (15/11).

JAKARTA - Pelestarian resep masakan lokal dari nenek moyang merupakan bentuk ketahanan pangan. Saat ini, makin sulit untuk menemukan resep tradisional dan catatan budaya makanan yang diturunkan dari generasi ke generasi. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid, dalam rangkaian acara Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2021, di Jakarta, Senin (15/11).

"Resep-resep asli ini perlahan menghilang ketika generasi muda menolak untuk belajar memasak dari pendahulu atau ibu mereka," ujarnya. Dia menyebut kondisi tersebut terjadi akibat fenomena efek urbanisasi dan globalisasi.

Dia menerangkan urbanisasi dan globalisasi secara tidak langsung mengekspos masyarakat pada budaya yang berbeda. Di dalamnya termasuk gaya modern yang mengganggu budaya pangan lokal.

Dia menambahkan, pergeseran standar dan hilangnya resep budaya makanan asli akan memperburuk kemampuan bertahan hidup masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya lokal. Di sisi lain, juga memunculkan ketergantungan pada produk eksternal yang terkait erat dengan isu perubahan iklim.

Minim Literasi
Hilmar menjelaskan keberagaman budaya di Indonesia, termasuk dalam bidang kuliner, merupakan salah satu anugerah yang dimiliki bangsa ini. Indonesia diberkahi dengan kekayaan budaya kuliner bersama resep-resep tradisional yang telah melewati waktu panjang seiring perjalanan bangsa.

"Tradisi memasak di Indonesia memang lazim diwariskan secara turun menurun melalui praktik memasak bersama dari anggota keluarga yang lebih tua kepada generasi yang lebih muda. Namun, jika generasi muda tidak memiliki keinginan untuk mempelajari, maka resep-resep tradisional ini pun hilang secara perlahan-lahan," tandasnya.

Sementara itu, Duta Besar Amerika Serikat Untuk Indonesia, Sung Kim, mengapresiasi adanya upaya pelestarian resep kuliner lokal. Menurutnya, saat ini Indonesia dan Amerika Serikat berdiri bersama untuk merayakan simpul kebudayaan yang telah terjalin lama di antara kedua negara.

"Ini merupakan proyek pertama kami dalam sejarah dari 20 tahun dana hibah Kedutaan Amerika Serikat untuk Pelestarian Budaya yang khususnya berfokus pada pelestarian warisan kuliner dan tradisi pangan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Mendag Tegaskan HET Minyakita Tetap Rp15.700 Per Liter

20 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Mendag Tegaskan HET Minyaki...
Ekonomi
Pertamina Tegaskan Harga BB...
Nasional
Kepala Bapanas: Penyerapan ...
Megapolitan
 ​AFPI dan PWI Jajaki Kol...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.