Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gudang-gudang di Jobodetabek Cukup Laris

6 Kamis, 20 Agu 2026, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gudang-gudang di Jobodetabek Cukup Laris Gudang-gudang di Jobodetabek Cukup Laris Doc: ANTARA/Shofi Ayudiana
Ket. Country Head and Head of Logistics & Industrial JLL Indonesia Farazia Basarah (kedua kiri) memberikan paparan dalam taklimat media, di Jakarta, Selasa (18/8).

JAKARTA – Sampai kuartal kedua ini, sektor pergudangan modern Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ( Jabodetabek) masih menunjukkan ketahanan. Situasi ini bagus karena sebenarnya terjadi perlambatan ekonomi makro. “Hal itu tecermin dari tingkat okupansi yang mencapai sekitar 95 persen,” tutur Country Head and Head of Logistics & Industrial Jones Lang LaSalle (JLL) Indonesia, Farazia Basarah, Rabu.

Dia mengatakan permintaan pergudangan masih aktif, didorong oleh aktivitas manufaktur, perdagangan, dan e-commerce. Permintaan tersebut juga berasal dari berbagai sektor, antara lain operator last-mile delivery, perusahaan logistik pihak ketiga (third-party logistics/3PL), fast-moving consumer goods (FMCG), serta industri perangkat listrik dan elektronik.

“Dari jumlah permintaan logistik, okupansinya masih di 95 persen. Masih banyak logistik dan e-commerce yang cukup aktif. Kami juga melihat dari cold storage pertumbuhannya terus meningkat,” kata Farazia.

Pada kuartal II 2026, JLL mencatat pasokan baru pergudangan modern di Jabodetabek mencapai 75.500 meter persegi, sedangkan permintaan bersih (net demand) tercatat 35.600 meter persegi. Dengan perkembangan tersebut, tingkat okupansi pergudangan modern di Jabodetabek mencapai 95 persen pada periode yang sama.

Menurut Farazia, aktivitas sektor logistik dan industri juga didukung oleh investasi asing langsung (FDI) yang masih tumbuh. Pada kuartal II 2026, FDI Indonesia tercatat meningkat sekitar 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sekitar 50 persen investasi tersebut berasal dari sektor manufaktur.

Selain manufaktur, sektor pertambangan menjadi salah satu kontributor utama investasi. Sementara itu, sektor jasa lainnya, termasuk data center, juga menunjukkan peningkatan seiring pertumbuhan kebutuhan infrastruktur digital dan teknologi kecerdasan buatan (AI). Dia menyebutkan salah satu indikator pertumbuhan investasi di sektor logistik terlihat dari transaksi akuisisi sejumlah perusahaan logistik oleh I Squared pada awal Agustus 2026.

Perusahaan investasi infrastruktur yang berbasis di Miami, AS, tersebut telah berinvestasi di Indonesia pada sektor serat optik dan pusat data. Kini, I Squared memperluas portofolionya ke sektor logistik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah Dip...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.