Terdapat Dugaan Baru Tentang Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali yang Viral
📅 Jumat, 10 Sep 2021, 16:57 WIB | Oleh: Zulfikar Ali Husen
Doc: istimewa
Fenomena ribuan burung pipit berjatuhan dan ditemukan mati di kuburan Banjar Sema, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali. Kasubag Tata Usaha Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Prawono Meruanto menjelaskan, pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait fenomena tersebut.
Asumsi sementara, salah satu penyebabnya adalah karena curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan burung itu pada berjatuhan.
"Burung-burung tersebut (berjatuhan) karena curah hujan yang cukup tinggi dan mungkin sedikit mengandung asam air hujan tersebut sehingga mengakibatkan burung-burung itu terjatuh," kata Meruanto yang dikutip dari kompas, Jumat (10/9/2021).
Meruanto menjelaskan, selain faktor curah hujan yang tinggi, pihaknya juga menduga burung-burung tersebut mati karena keracunan pestisida.
Temuan tersebut telah diketahui setelah tim dari BKSDA melakukan penyelidikan dan mengetahui perilaku masyarakat di sekitar Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Mereka menggunakan pestisida nonalami.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jadi dugaan saya adalah burung-burung tersebut keracunan dari pestisida tersebut," tuturnya. Menurutnya, saat mencari makan, burung pipit pasti bergerombol dari ratusan sampai ribuan ekor.
Mereka kemudian mencari makan di tanaman padi yang baru tumbuh, yang mungkin saja baru selesai dilakukan penyemprotan pestisida sehingga mengakibatkan keracunan.
Atas dasar itu, BKSDA akan melakukan penyuluhan kepada warga setempat untuk selalu berhati-hati saat melakukan penyemprotan pestisida.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tujuannya, untuk tetap menjaga habitat satwa liar yang ada di sekitar warga. "Tidak hanya burung yang lain juga menjadi perhatian masyarakat sekitarnya," pungkasnya.
Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan burung pipit jatuh berhamburan ke tanah di kuburan Banjar Sema, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, viral di media sosial.
Perekam video yang juga warga setempat bernama Kadek Sutika menceritakan ketika dirinya melihat burung pipit mendadak berjatuhan pada Kamis (9/9/2021) kemarin.
Menurutnya, jumlah burung yang berjatuhan bukan ratusan, melainkan ribuan.
"Banyak sekali (yang jatuh dan mati), jumlahnya ribuan lebih," kata Sutika saat dihubungi, Jumat (10/9/2021).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!