Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketahanan Pangan Diperkuat, Bangka Tengah Serentak Kembangkan Padi Gogo

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 17:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketahanan Pangan Diperkuat, Bangka Tengah Serentak Kembangkan Padi Gogo Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
Ket. Ilustrasi - Petani menanam benih padi gogo di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

KOBA – Padi gogo menjadi salah satu alternatif strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama di wilayah lahan kering yang tidak terjangkau irigasi teknis.

Komoditas ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi beras tanpa bergantung pada sawah irigasi, sehingga dapat memperluas basis produksi pangan di tengah tekanan alih fungsi lahan.

Dari sisi agronomis, pengembangan padi gogo menuntut inovasi dalam pemilihan varietas tahan kekeringan, peningkatan kesuburan tanah, serta penerapan teknologi budidaya yang efisien.

Tantangan utama yang dihadapi antara lain produktivitas yang masih relatif lebih rendah dibanding padi sawah serta kerentanan terhadap perubahan iklim.

Namun, dengan dukungan kebijakan, pendampingan petani, dan penguatan riset, padi gogo dapat menjadi instrumen penting dalam diversifikasi produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus mengembangkan komoditas padi gogo di seluruh kecamatan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Tengah Dian Akbarini di Koba, Selasa (23/6), mengatakan padi gogo merupakan tanaman pangan yang cocok dikembangkan di lahan kering karena bersifat tadah hujan dan tidak membutuhkan irigasi.

“Secara karakteristik, padi gogo ini merupakan komoditas pangan yang cocok tumbuh di lahan kering,” kata Dian.

Ia menjelaskan, padi gogo sejak lama menjadi komoditas utama masyarakat, terutama bagi peladang berpindah.

Namun seiring berkurangnya praktik perladangan tradisional akibat peralihan ke sektor perkebunan, pemerintah daerah mendorong kembali pengembangannya.

“Para peladang sudah mulai berkurang karena banyak beralih ke sektor perkebunan sawit, sehingga kondisi ini perlu disikapi dengan mendorong petani tetap membudidayakan padi gogo,” ujarnya.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bangka Tengah menargetkan penanaman padi gogo seluas 118 hektare yang tersebar di enam kecamatan di daerah itu.

Saat ini, kata Dian, penanaman telah dimulai di lahan seluas 69 hektare yang berada di Kecamatan Sungaiselan.

“Totalnya nanti 118 hektare yang tersebar di seluruh kecamatan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.