Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI Jangan Terlambat Manfaatkan Energi Baru Terbarukan

📅 Senin, 09 Agu 2021, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Target Ambisius

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa mengatakan, AS di era Biden menetapkan target penurunan emisi CO2 yang ambisius yaitu pengurangan 50-52 persen emisi Gas Rumah Kaca (GRK) pada 2030 di seluruh sektor ekonomi.

Pemerintah Indonesia terang dia perlu mengikuti tren global. RI saat ini baru ada target penurunan emisi di Nationally Determine Contribution (NDC). Target itu perlu diturunkan ke dalam target penurunan emisi dari sektor transportasi yang lebih spesifik yang yang didukung dengan strategi dan rencana jangka panjang sampai dengan 2050-2060. Sejauh ini yang ada baru target dan strategi penurunan emisi pembangkit listrik.

"Untuk sektor transportasi belum ada strategi yang koheren dan baru parsial berupa peningkatan penggunaan kendaraan listrik dua juta pada 2030," kata Fabby.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemkot Kembali Gelar Bulan Belanja Bandung 2026

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Kembali Gelar Bulan ...
Daerah
Mahasiswa UB Asal Madagaska...
Luar Negeri
Presiden AS Donald Trump Ka...
Megapolitan
Sekda: Kota Bogor Jadi Tuan...
Ekonomi
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.