Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Pimpin Rapat Bahas Antisipasi Cuaca Ekstrem, El Nino, dan Kekeringan

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Pimpin Rapat Bahas Antisipasi Cuaca Ekstrem, El Nino, dan Kekeringan Doc: Antara
Ket. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjawab pertanyaan wartawan sebelum mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (28/7).

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7), guna membahas langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem, kekeringan, hingga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sejumlah pejabat mulai tiba di Istana sejak pukul 14.30 WIB. Mereka di antaranya Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Prof. Teuku Faisal Fathani, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga terlihat hadir lebih awal di Istana sekitar pukul 14.00 WIB.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan rapat tersebut difokuskan pada langkah antisipasi terhadap cuaca ekstrem dan kekeringan yang diperkirakan datang lebih cepat dari siklus normal, termasuk upaya pencegahan karhutla.

"Siklus El Nino itu terjadi empat tahunan, dulu 2015, kemudian 2019, 2023, mestinya (siklus berikutnya, red.) tahun depan, 2027. Tetapi, prediksi BMKG, El Nino akan terjadi lebih cepat. Jadi, mestinya 2027, akan terjadi tahun ini. Jadi, kekeringannya datang lebih cepat," ujar Raja Juli Antoni.

Sementara itu, Kepala BRIN Arif Satria mengatakan pihaknya diminta menyiapkan berbagai teknologi untuk memperkuat ketahanan air, terutama guna menjaga sektor pertanian dan kebutuhan air masyarakat selama musim kering.

"Karena El Nino ya tentu yang diperlukan bagaimana supaya pertanian tetap aman dan juga untuk kehidupan sehari-hari juga aman," kata Arif.

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut pemerintah memprioritaskan dua isu utama, yakni potensi kekurangan air akibat kekeringan serta ancaman kebakaran hutan dan lahan.

"Kita berkoordinasi dengan BMKG misalnya untuk melakukan operasi modifikasi cuaca untuk memastikan waduk-waduk kita debit airnya tetap dalam kondisi yang aman, termasuk danau," ujar AHY.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.