Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akselerasi Tema Riset Berkelanjutan

📅 Rabu, 04 Agu 2021, 06:10 WIB | Oleh:
Akselerasi Tema Riset Berkelanjutan Doc: koran jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbudristek, Nizam

JAKARTA - Ada empat tema riset yang perlu diakselerasi untuk membangun Indonesia Berkelanjutan: hijau, biru, teknologi, dan industri pariwisata. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam, dalam Sosialisasi Program Riset Keilmuan, di Jakarta, Selasa (3/8).

" Empat aspek itu perlu menjadi tema akselerasi riset," ujarnya. Dia menekankan, keempat tema berlandaskan pada kekuatan-kekuatan internal Indonesia dan bagian dari agenda riset nasional.

Nizam menjabarkan, riset hijau merupakan tema untuk membangun Indonesia ke arah sustainable development goals (SDGs). Sedangkan biru mengorientasikan riset pada samudera dan laut yang merupakan kekayaan terbesar Indonesia.

Kemudian, untuk teknologi khususnya digital, Indonesia punya peluang sebab aksesnya terbuka. Ini harus dimanfaatkan untuk transformasi teknologi digital ke seluruh sektor ekonomi, sosial, dan industri.

"Keempat, kita merupakan negara potensial pariwisata. Tapi industri pariwisata jauh tertinggal karena sumber dayanya kecil. Ini perlu diperkuat melalui riset perguruan tinggi," jelasnya.

Orientasi

Lebih jauh, Nizam mengatakan, riset perguruan tinggi harus berorientasi pada kemaslahatan luas bagi masyarakat, kemajuan industri, serta peningkatan ekonomi. Ini baik industri maupun masyarakat harus terlibat sebagai mitra dari hulu proses riset.

Dia menerangkan, dalam keterbatasan sumber daya terutama pendanaan, kebermitraan dengan berbagai pihak perlu dioptimalkan. Matching fund perlu didorong dengan mengarahkan orientasi riset kepada kebutuhan hilir.

"Jadi, gandeng sejak awal. Kampus harus menjadi bagian dengan perkembangan kemajuan dunia, tantangan dunia, dan tantangan masyarakat," katanya. Nizam memastikan, pihaknya akan terus memperkuat platform kolaborasi dengan industri. Salah satunya peningkatan kapasitas platform Kedai Reka hingga empat kali lipat pada semester depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Toronto Jadi Ajang Bersama Venus dan Eala  

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Toronto Jadi Ajang Bersama ...

Pengadilan Tinggi Jakarta Mulai Sidangkan  Banding Nadiem

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pengadilan Tinggi Jakarta M...

Daerah Gencarkan Transaksi Menggunakan Sitem QRIS

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah Gencarkan Transaksi ...

Manfaatkan Potongan Harga Tiket Kereta Api

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Manfaatkan Potongan Harga T...
Daerah
Kasus TPPO, Polda Pastikan ...
Nasional
Gempa M 5,6 Guncang Barat L...
Daerah
Polres Lombok Timur Pantau ...
Ekonomi
Rupiah Masih Rentan, 5 Agus...
Olahraga
Ajax Resmi Umumkan Kedatang...
Ekonomi
PT KAI Pastikan Data Digita...
Olahraga
Pertandingan Uji Coba Pramu...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.