Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berharap Indonesia Segera Bangkit dari Pandemi

📅 Sabtu, 03 Jul 2021, 05:31 WIB | Oleh:
Berharap Indonesia Segera Bangkit dari Pandemi Doc: ANTARA/REGINA SAFRI

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) baru saja melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) VIII di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Rabu (30.6). Secara aklamasi, terpilih Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum Kadin periode 2021 sampai 2026. Sebelum kongres dilaksanakan, Kadin DIY sempat mengeluarkan pernyataan sikap bahwa Kadin DIY tak akan mengirimkan utusan, baik peserta maupun peninjau jika Munas tetap dilaksanakan secara langsung di Kendari.

Untuk mengetahui lebih jauh pandangan Kadin DIY terkait sikapnya atas Munas dan juga tantangan ekonomi di tengah pandemi secara umum, wartawan Koran Jakarta, Eko S, mewawancarai Ketua Kadin DIY, GKR Mangkubumi, di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Apa alasan Kadin DIY tidak mau datang ke Kendari?

Kita semua tahu ada potensi risiko Covid-19 yang sangat besar jika ada kumpul-kumpul, termasuk Munas ini. Keselamatan di masa pandemi tentu saja nomor 1. Tapi kita juga usulkan mekanisme lain.

Mekanisme lain itu?

Kami mengajukan diskresi sehingga Munas tetap bisa jalan tanpa kehadiran langsung. Kan bisa dilakukan secara online melalui platform konferensi digital serta pengaturan partisipasi Ketua Umum Kadin Provinsi dan utusan peserta.

Jelas kami katakan di pernyataan sikap bahwa kami akan berpartisipasi secara online dalam Munas VIII Kadin, termasuk jika terjadi pemungutan suara (voting) menggunakan teknologi digital.

Pertimbangan kami kenapa maunya online saja karena memperhatikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kadin ini berdasarkan asas Keselamatan/Kesejahteraan Rakyat Merupakan Hukum Tertinggi yang merupakan bagian program pemerintah Presiden Jokowi dan juga merujuk pada instruksi Gubernur DIY, bagi warga Yogyakarta dan melalui Sapa Aruh agar masyarakat DIY Eling lan Waspada, Wilujeng Nir Sambekala.

Kadin DIY akan mendukung siapa?

Rahasia, itu akan diputuskan di menit terakhir. Last minute kan satu menit terakhir. Hahaha....

Harapan kepada Kadin Pusat?

Tentu saja harapannya kita bisa bangkit lagi dalam waktu segera. Sebulan-dua bulan lalu kita merasa masa terberat sudah lewat. Ternyata belum kan? Maka, harapannya kita semua bisa fokus keluar dari pandemi dan tidak hanya usaha besar, UMKM itu penting sekali dikawal.

Kenapa UMKM?

Kita itu, tidak hanya Jogja ya, tapi Indonesia, sebenarnya kan sangat bergantung pada UMKM. Setiap krisis, UMKM selalu bisa menolong. Tapi, pandemi ini kan langsung menghantam UMKM, beda dengan krisis yang lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.