Perguruan Tinggi Mesti Budayakan Riset
📅 Jumat, 28 Jun 2019, 06:51 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Perguruan tinggi harus membudayakan riset bagi mahasiswa dan staf pengajarnya. Ini perlu dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan peringkatnya dalam universitas kelas dunia (world class university/WCU).
"Perguruan tinggi harus membudayakan riset dan jurnal internasional bagi mahasiswa atau staf pengajar," kata pengamat pendidikan dari Universitas Paramadina, Andreas Tambah, di Jakarta, Kamis (27/6). Saat ini, kata dia, ada sekitar sembilan universitas di Indonesia yang masuk peringkat dunia, namun peringkatnya masih di bawah 295.
Dari QS World University Rankings 2019-2020, Universitas Indonesia menduduki peringkat 296 dunia, Universitas Gadjah Mada menempati peringkat 320 dunia, Institut Teknologi Bandung berada di peringkat 331 dunia.
Kemudian, Institut Pertanian Bogor menempati peringkat 601-650 dunia. Universitas Airlangga berada di peringkat 651-700 dunia. Universitas Padjadjaran memperoleh peringkat 751-800 dunia.
Andreas mengatakan indikator-indikator untuk peringkat WCU adalah reputasi akademik, reputasi lulusan, rasio fakultas dan mahasiswa, kutipan jurnal riset, fakultas internasional, dan mahasiswa internasional. ruf/E-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!