Menikmati Pesona Pantai Tiga Warna
📅 Sabtu, 15 Jul 2017, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPantai Bajul Mati Menjadi Perhatian Pengunjung
Bagi wisatawan yang berkendara menempuh perjalanan menuju Pantai Tiga Warna di Jalur Lintas Selatan, Kabupaten Malang, akan disambut pemandangan kawasan pesisir yang eksotis. Ya, selain kawasan ekowisata Clungup, Malang Selatan kaya akan pantai-pantai yang memesona. Salah satu yang selalu menarik perhatian pengunjung adalah Pantai Bajul Mati. Terletak sekitar 15 menit perjalanan dari pertigaan Malang- Sendang Biru, kawasan dengan garis pantai yang cukup panjang dan deretan karang yang menjulang di antara biru ombak dan langit ini selalu "sukses" menarik perhatian yang lewat. Akses pantai yang sangat dekat dari jalan raya juga membuat pantai ini mudah dijangkau dan ramai oleh wisatawan.

Berada di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, pantai yang pertama kali ditemukan pada tahun 1890-an ini memiliki hamparan pasir putih yang memanjang membentuk garis pantai hingga lebih dari 100 meter. Wisatawan dapat menikmati pemandangan hamparan pulau bebatuan karang yang terlihat begitu dahsyat menawan. Tonjolan karang yang gagah menjulang, seolah menantang langit biru yang menyelimuti horizon, di antara desis segar angin laut dan bau harum ombak.
Nama "Bajul Mati" sendiri berasal dari salah satu batuan karang yang membentang tak jauh dari pasir. Karang yang selalu diselimuti gemercik buih ombak itu tampak mirip dengan bentuk tubuh bajul (buaya dalam bahasa Jawa) yang seolah diam mengintai mangsa.
Sayangnya, kontur pantai yang curam dan dipenuhi karang tajam dengan ombak laut selatan yang ganas menjadikan lokasi ini hanya bisa dapat untuk sekadar dikagumi alias terlarang digunakan untuk berenang. Bagi pengunjung yang masih ingin bermain air dengan aman, dapat mencobanya di salah satu bagian bibir pantai pada sisi barat karena adanya sebuah muara sungai yang berair tenang dengan airnya yang jernih kehijauan. Selain berfoto ria, kita juga dapat bersantai menikmati hidangan kelapa muda atau ikan bakar yang banyak dijajakan oleh penduduk setempat.
Sebuah gua di lokasi pantai bernama Goa Wil juga dapat dikunjungi. Terletak di sisi timur pantai, pengunjung bisa mencapainya dengan berjalan kaki sejauh 200 meter dari pintu masuk pantai. Posisi goa tepat berada di bawah sebuah bukit karang, dikelilingi dengan kebun kelapa dan ketela pohon yang ditanami warga. Lubang goa tidak terlalu menjorok ke dalam karena hanya terbentuk oleh abrasi ombal pada batu karang.
Salah satu kelebihan pantai Bajul Mati adalah pengunjungnya yang relatif sepi sehingga menimbulkan suasana tenang dan nyaman. Wisatawan dapat benar-benar menikmati keindahan alam. Pantai hanya akan ramai dipadati pengunjung pada saat perayaan hari besar seperti Idul Fitri dan hari-hari libur lainnya. Satu minggu setelah Lebaran, terdapat prosesi Larung Ketupat, yang selalu ramai disaksikan pengunjung. SB/E-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!