Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan, Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

📅 Sabtu, 11 Jul 2026, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan, Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Doc: Kemenkraf
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar saat audiensi dengan Lippo Mall Kemang dengan di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif menjajaki kolaborasi strategis dengan pusat perbelanjaan Lippo Malls Indonesia untuk mengoptimalisasi penguatan ekosistem ekonomi kreatif selama 2026 melalui pengembangan talenta, perluasan akses pasar, hingga pendayagunaan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal.

“Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Pusat perbelanjaan dapat menjadi ruang bertemunya talenta kreatif, komunitas, industri, dan masyarakat sehingga karya kreatif Indonesia memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang dan memberikan nilai tambah ekonomi,” ujar Wamen Ekraf Irene Umar dalam keterangan yang diterima, Sabtu.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyepakati rencana kolaborasi yang akan diimplementasikan melalui serangkaian aktivasi kreatif pada Agustus dan Oktober 2026. Program ini dirancang untuk memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif lintas subsektor guna menampilkan karya, membangun jejaring, hingga mengeksplorasi peluang komersialisasi.

Wamen Ekraf menekankan bahwa aktivasi ini harus berorientasi pada ekosistem jangka panjang. Oleh karena itu, kurasi yang ketat, kolaborasi antarmerek lokal, pelibatan komunitas, hingga strategi promosi yang tajam menjadi elemen krusial agar kegiatan tersebut berdampak nyata bagi para pegiat ekraf.

Chief Marketing Officer Lippo Malls Indonesia, Santiwati Basuki mengatakan akan menghadirkan berbagai program yang mendukung pengembangan IP lokal, komunitas, dan talenta ekonomi kreatif melalui jaringan pusat perbelanjaan di berbagai daerah. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ruang yang mendorong lahirnya karya kreatif bernilai tambah sekaligus memperluas jangkauan pasar bagi produk lokal.

“Kami berharap Lippo Malls dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Tidak hanya menghadirkan ruang pamer, tetapi juga membuka peluang agar IP lokal dan talenta kreatif dapat berkembang menjadi merek yang berdaya saing serta hadir di ruang ritel secara berkelanjutan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.