Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamen Stella: Universitas Harus Lakukan Pengajaran Berbasis Penelitian

📅 Sabtu, 26 Apr 2025, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamen Stella: Universitas Harus Lakukan Pengajaran Berbasis Penelitian Doc: ANTARA/Prisca Triferna
Ket. Wamendiktisaintek Stella Christie (tengah) bersama Rektor Universitas YARSI Prof. dr. Fasli Jalal (kiri) dan Ketua Pembina Yayasan YARSI Prof. dr. Jurnalis Uddin berfoto bersama usai Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Universitas YARSI

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengingatkan kepada perguruan tinggi untuk melakukan pengajaran berbasis penelitian, ketika memberikan orasi ilmiah di Jakarta, Sabtu (26/4).

"Kita harus melakukan pengajaran yang berbasis penelitian, agar kita bisa menghasilkan inovasi-inovasi baru," ujar Wamendiktisaintek Stella ketika ditemui wartawan usai memberikan orasi ilmiah dalam Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Universitas YARSI Semester Ganjil Tahun Akademik 2024-2025.

Hal itu penting dilakukan, kata Stella, untuk menghasilkan beragam inovasi karena sesuatu inovasi yang baru tidak akan tercipta tanpa kita memiliki sejumlah pertanyaan yang dijawab secara sistematis.

Inovasi sendiri penting merupakan komponen penting dalam perkembangan industri dan pertumbuhan ekonomi secara umum.

Dalam kesempatan tersebut dia mengapresiasi Universitas YARSI yang sudah berupaya mengimplementasikan pengajaran berbasis ilmiah. Bahkan sudah yang mengembangkan aplikasi yang terkait kecerdasan artificial (artificial intelligence/AI).

"Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi dan pemerintah sangat berterima kasih pada partisipasi yang luar biasa dari universitas swasta kita. Salah satu contoh yang mungkin sangat mempunyai adalah Universitas YARSI," tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas YARSI Prof, dr. Fasli Jalal mengatakan pihaknya sudah melakukan fokus kepada riset dalam pembelajaran. Dengan mahasiswa selalu mendapatkan tantangan baru dalam penyusunan skripsi dan tesis bahkan disertasi yang diharapkan memberikan kontribusi lebih luas.

Dia menyebut riset-riset dilakukan dengan berdasarkan kenyataan di lapangan untuk melahirkan inovator dan inventor, yang berpotensi membangun startup atau perusahaan sendiri.

"Jadi cycle itu yang kita bangun dan itulah menurut Prof. Stella research mindset-nya akan terbangun," jelas dia.

Dalam Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Universitas YARSI Semester Ganjl Tahun Akademik 2024-2025 pada hari ini, terdapat 458 wisudawan yang hadir dalam kesempatan tersebut. Wisudawan pertama kalinya Stella Christie memberikan orasi ilmiah pertama di Tanah Air setelah menjabat sebagai Wamendiktisaintek. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.