Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendiktisaintek Sebut UTBK Bukan Hanya Ukur Akademik

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 23:14 WIB | Oleh:
Wamendiktisaintek Sebut UTBK Bukan Hanya Ukur Akademik Doc: Istimewa
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, saat meninjau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025.

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, menyebut Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai bagian dari selsksi mahasiswa baru bukan hanya ajang mengukur kemampuan akademik. Adapun UTBK merupakan tahapan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebagai salah satu jalur Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru di perguruan tinggi negeri (PTN).

"Ini adalah ajang yang memberikan peluang besar bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan berkompetisi, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam berbagai aspek kompetensi lainnya," ujar Fauzan, usai meninjau pelaksanaan UTBK, Kamis (24/4).

Dia menjelaskan, seleksi masuk perguruan tinggi tidak hanya mencerminkan kecerdasan intelektual peserta, tetapi juga menggambarkan integritas dan karakter mereka. Persaingan, tanggung jawab, dan kejujuran adalah nilai-nilai penting diharapkan tumbuh dari seleksi tersebut.

Fauzan berharap, UTBK dapat menjadi sarana implementasi potensi diri bagi setiap peserta. Dia yakin peserta seleksi tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga memiliki kompetensi yang sehat.

"Ini adalah pendidikan karakter yang nyata dan akan menjadi bekal penting ketika mereka telah menjadi mahasiswa," jelasnya.

Sebagai informasi, UTBK-SNBT 2025 dilaksanakan sampai 3 Mei 2025 di 74 pusat UTBK dan 32 sub pusat UTBK yang tersebar di 9 wilayah, termasuk wilayah 3T. Adapun total peserta sebanyak 860.976 dengan daya tampung UTBK-SNBT sesbanyak 625.000 kursi.

Sementara itu, Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Yahya Ahmad Zein, menyampaikan bahwa pelaksanaan UTBK di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) seperti Tarakan tetap menjunjung tinggi kualitas dan prosedur nasional. semua sesuai dengan SOP yang ada.

"Sebagaimana komitmen bersama untuk menjaga mutu pendidikan tinggi," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.