Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Viral! Gara-gara Cuitan Diplomat Tiongkok di Indonesia, Sekretaris Pers Gedung Putih Diejek karena Kenakan Gaun Berlabel 'Buatan Tiongkok'

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 15:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Viral! Gara-gara Cuitan Diplomat Tiongkok di Indonesia, Sekretaris Pers Gedung Putih Diejek karena Kenakan Gaun Berlabel 'Buatan Tiongkok' Doc: Istimewa
Ket. Karoline Leavitt

SINGAPURA - Ironi seorang sekretaris pers Gedung Putih yang mengenakan pakaian yang tampaknya buatan Tiongkok tidak luput dari perhatian netizen Tiongkok yang bermata tajam, yang menggunakan media sosial untuk mengkritik "kemunafikan" di tengah perang dagang yang sedang berlangsung antara Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump .

Pada Rabu (16/4), gambar juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menjadi viral di platform media sosial Tiongkok seperti situs mikroblog Sina Weibo dan Xiaohongshu.

Leavitt, yang dikatakan berbicara dalam jumpa pers di Gedung Putih baru-baru ini, terlihat mengenakan gaun merah dengan hiasan renda hitam yang kabarnya berasal dari merek Inggris Self-Portrait, yang dirancang oleh perancang busana Tionghoa Malaysia, Han Chong, dan diproduksi di Tiongkok.

Klaim tersebut pertama kali muncul dalam tweet Zhang Zhisheng, konsul jenderal Tiongkok di Denpasar, Indonesia,  dan reaksi keras pun segera menyusul.

"Menuduh Tiongkok adalah bisnis. Membeli Tiongkok adalah kehidupan," tulis Zhang dalam sebuah posting di X yang dibagikan ulang lebih dari 700 kali, juga membagikan beberapa tangkapan layar dan foto.

Zhang juga mengatakan bahwa hiasan renda hitam pada gaun itu dikenali oleh seorang karyawan pabrik sebagai produknya.

"Orang munafik terungkap. Ini sungguh lucu," kata seorang pengguna yang berkomentar di bawah unggahan Zhang.

“Lelucon itu ditulis dengan sendirinya,” tulis pengguna lainnya. 

Seorang pengguna Weibo dengan akun paingod menulis bahwa gaun Leavitt bukanlah “gaun buatan Tiongkok yang harganya US$20 hingga US$30”.

"Gaun ini dibuat oleh merek Inggris Self-Portrait dan harganya lebih dari US$500," tulis paingod. "Namun kabar buruknya, gaun seharga US$500 ini juga dibuat di Tiongkok."

“Jadi, gaun Leavitt bukanlah 'gaun murah buatan Tiongkok', tetapi 'gaun mahal buatan Tiongkok',” kata paingod.

Warganet lain mulai mengamati pakaian Leavitt sebelumnya, dan menunjukkan pakaian lain yang pernah ia kenakan dalam jumpa pers, yang juga diduga berasal dari Tiongkok.

Pilihan mode Leavitt juga menjadi topik diskusi populer di Xiaohongshu.

Seorang pengguna, dengan nama pengguna Baicha, membagikan foto dirinya mengenakan gaun serupa, dan berkomentar: “Desain ini lumayan, Merah Tiongkok”, merujuk pada warna patriotik Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.