Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNI Amankan Senjata dan Munisi Usai Kontak Tembak dengan OPM di Papua Tengah

📅 Senin, 23 Mar 2026, 20:34 WIB | Oleh:
TNI Amankan Senjata dan Munisi Usai Kontak Tembak dengan OPM di Papua Tengah Doc: Puspen TNI
Ket. Kontak tembak antara TNI dan OPM terjadi di Papua Tengah. TNI berhasil mengamankan senjata dan munisi sebagai barang bukti di lokasi kejadian.

Tim Patroli Keamanan Komando Operasi (Koops) TNI Papua berhasil menghalau dan memukul mundur kelompok bersenjata TPNPB-OPM dalam kontak tembak yang terjadi di Kampung Topo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (21/3/2026). Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Papua Tengah.

Operasi patroli yang dilaksanakan prajurit TNI tersebut bermula dari ditemukannya aktivitas mencurigakan di lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok bersenjata. Saat dilakukan penyisiran, terjadi kontak tembak yang menyebabkan kelompok TPNPB-OPM melarikan diri ke arah hutan. Pasukan  TNI berhasil mengendalikan situasi di lapangan tanpa menimbulkan eskalasi lebih lanjut.

Dalam pengamanan lokasi, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk pistol jenis P1, satu senapan angin, empat belas butir munisi kaliber 5,56 milimeter, delapan butir munisi kaliber 9 milimeter, bendera bintang kejora, uang tunai, serta perlengkapan lainnya yang diduga milik kelompok tersebut. Barang bukti ini selanjutnya diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyampaikan apresiasi atas kinerja prajurit di lapangan yang dinilai profesional dan sigap dalam menghadapi situasi. “Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua serta melindungi masyarakat dari berbagai ancaman, dengan tindakan yang terukur dan sesuai dengan prosedur,” tegasnya.

20260323203610_1001984586.jpg

TNI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan intensitas patroli keamanan serta memperkuat langkah-langkah preventif di wilayah rawan gangguan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif dan menjamin keamanan masyarakat, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Papua Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.