Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Taiwan dan Indonesia Menjadi Mitra Pembangunan yang Hebat

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 00:44 WIB | Oleh:
Taiwan dan Indonesia Menjadi Mitra Pembangunan yang Hebat Doc: Istimewa
Ket. Jamuan perayaan Hari Nasional ke-112 Republic of China (Taiwan), di Jakarta, Senin (9/10) malam.

JAKARTA - Didorong oleh kebijakan ke arah selatan (New Southbound Policy), Taiwan dan Indonesia menjadi mitra pembangunan yang hebat sehingga menghasilkan hubungan antarmasyarakat yang erat dalam berbagai aspek. Saat ini, ada sekitar 400 ribu warga negara Indonesia yang bekerja, belajar, dan tinggal di Taiwan.

"Di antaranya ada sekitar 260.000 pekerja migran Indonesia. Di sisi lain, ada 20 ribu warga Taiwan yang menjalankan bisnis di Indonesia," kata Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO) John Chen pada jamuan perayaan Hari Nasional ke-112 Republic of China (Taiwan), di Jakarta, Senin (9/10) malam.

Untuk para pekerja migran Indonesia, tambah Chen, Taiwan memberikan gaji, asuransi kesehatan, dan kesejahteraan bagi pekerja migran Indonesia yang terbaik dibandingkan pekerja migran asing lainnya.

Di bidang pendidikan, menurut John Chen, saat ini terdapat lebih dari 16.600 pelajar Indonesia yang sedang mengejar gelar tinggi di Taiwan. Indonesia menjadi negara penyumbang pelajar asing terbesar kedua untuk Taiwan.

Menurut siaran persnya, hadir dalam acara perayaan itu pejabat pemerintah Indonesia, anggota parlemen, para diplomatik, komunitas Tionghoa, pengusaha Taiwan, cendekiawan, seniman, budayawan dan media, dan sekitar 800 undangan lainnya.

John Chen pada jamuan perayaan menyatakan, Taiwan telah dikenal luas sebagai negara yang berprestasi tinggi di banyak bidang. Sebagai contoh, Taiwan menduduki peringkat pertama di dunia selama lima tahun berturut-turut dalam Global Health Care Index by Country pada tahun ini.

"Sistem layanan kesehatan yang kuat tidak hanya membantu kita melewati pandemi, tetapi juga memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang tinggal di Taiwan, termasuk teman-teman kita di Indonesia," katanya.

Selain itu, tambah dia, Taiwan menempati peringkat ke-3 negara teraman di dunia berdasarkan indeks kejahatan Numbeo. Karena layanan kesehatan, keselamatan, dan lingkungan yang layak untuk ditinggali, Taiwan menjadi destinasi tinggal terbaik ke-5 bagi ekspatriat pada 2023, menurut survei tahunan Expat Insider oleh InterNations.

Di bidang olahraga, semangat tinggi dan sportivitas para atlet Taiwan pada Asian Games di Hangzhou menunjukkan bagian mendasar dari soft power dan rahasia kesuksesan Taiwan, yakni bakat, ujarnya

John Chen juga menyebutkan, dalam hal pembangunan ekonomi, Taiwan menempati peringkat ke-5 di antara negara-negara terkaya di dunia, menurut "Allianz Global Wealth Report 2023". Rata-rata kekayaan bersih setiap orang Taiwan pada akhir 2022 ialah sekitar 149.500 dollar AS.

Selain itu, Taiwan menempati peringkat ke-6 dari 64 negara yang dievaluasi di Switzerland's Lausanne Institute of Management (IMD) "World Competitiveness Yearbook 2023". Peringkat Taiwan terus meningkat selama lima tahun berturut-turut. Meskipun terjadi pandemi dan kemerosotan ekonomi global, perekonomian Taiwan masih tumbuh 2,45% pada 2022, tambahnya.

Dengan memanfaatkan kehebatan teknologi di sejumlah bidang, seperti teknologi informasi dan komunikasi (TIK), kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, manufaktur pintar, energi terbarukan, pertanian, dan bioteknologi, Taiwan telah menjadi kekuatan pendorong global ekonomi, tegasnya.

John Chen juga menyebutkan, di bidang pertanian, Taiwan memiliki sejarah kerja sama panjang dengan Indonesia yang dapat ditelusuri kembali ke tahun 1976. Selama 47 tahun terakhir, Taiwan Technical Mission (TTM), bekerja sama dengan pemerintah dan swasta di Indonesia, melaksanakan banyak inisiatif dan proyek berharga di Indonesia, meliputi Pulau Jawa, Bali, Sulawesi, dan Sumatra.

Dalam aspek bantuan kemanusiaan, John Chen mengatakan, Taiwan tidak ketinggalan dibandingkan negara lain, pascagempa Cianjur pada November 2022, Pemerintah Taiwan segera menyumbangkan 100.000 dollar AS untuk rekonstruksi sekolah-sekolah di daerah bencana, termasuk memberikan bantuan sembako, kepedulian Taiwan membawa harapan baru bagi para korban bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.