Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkes Sebut Temuan Peningkatan Malaria Cerminkan Surveilans Membaik

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 18:45 WIB | Oleh:
Kemenkes Sebut Temuan Peningkatan Malaria Cerminkan Surveilans Membaik Doc: BIMC Hospital

JAKARTA - Kementerian Kesehatan menyatakan peningkatan temuan kasus malaria di Indonesia mencerminkan membaiknya sistem surveilans. Penguatan program surveilans berhasil meningkatkan kemampuan petugas dalam menemukan kasus malaria yang sebelumnya tidak terdeteksi.

"Data tahun 2025 menunjukkan surveilans yang kita lakukan semakin baik, penemuan kasus juga semakin bagus. Penemuan kasus ini penting agar penderita bisa segera diobati," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, Rabu (3/6).

Menurut dia, meningkatnya jumlah kasus yang ditemukan merupakan bagian dari peningkatan kinerja program pengendalian malaria. Pemerintah menargetkan sedikitnya 80 persen kasus malaria dapat ditemukan melalui kegiatan surveilans aktif.

"Semakin banyak kasus ditemukan, semakin banyak pula yang bisa segera mendapatkan pengobatan. Sehingga rantai penularan dapat diputus," ujar dia.

Kementerian Kesehatan mencatat Papua masih menjadi wilayah dengan penemuan kasus malaria terbesar di Indonesia. Dari 42 kabupaten dan kota yang masih berstatus endemis malaria, sebanyak 41 di antaranya berada di Papua.

Tingginya kasus malaria di Papua dipengaruhi berbagai faktor. Terutama kondisi geografis dan lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk penular malaria yakni Anopheles.

"Papua memiliki banyak wilayah rawa, perairan, genangan air, serta kawasan hutan yang menjadi tempat memungkinkan bagi nyamuk Anopheles. Selain itu, faktor geografis juga menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan program hingga menjangkau daerah-daerah terpencil," kata dia.

Untuk mendukung penemuan kasus, pemerintah memastikan ketersediaan alat diagnostik malaria di berbagai fasilitas kesehatan. Rapid Diagnostic Test (RDT) malaria disiapkan agar deteksi dilakukan secara cepat, termasuk di daerah dengan akses laboratorium terbatas. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.