Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sinergi ESDM, SKK Migas, dan ENI Ungkap Temuan Gas 5 TCF di Blok Ganal Kalimantan Timur

📅 Senin, 20 Apr 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Sinergi ESDM, SKK Migas, dan ENI Ungkap Temuan Gas 5 TCF di Blok Ganal Kalimantan Timur Doc: ANTARA
Ket. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan penemuan cadangan gas raksasa dari hasil eksplorasi sumur Geliga-1 di Blok Ganal. Lokasi temuan tersebut berada di lepas pantai Kalimantan Timur dan dinilai memiliki potensi besar bagi ketahanan energi nasional.

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan penemuan cadangan gas raksasa dari hasil eksplorasi sumur Geliga-1 di Blok Ganal. Lokasi temuan tersebut berada di lepas pantai Kalimantan Timur dan dinilai memiliki potensi besar bagi ketahanan energi nasional.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026). Pemerintah menilai temuan ini menjadi salah satu capaian penting dalam sektor hulu migas Indonesia.

Dalam keterangannya, Bahlil menyebut potensi sumber daya gas dari sumur tersebut mencapai sekitar 5 triliun kaki kubik (TCF). Selain itu, ditemukan pula potensi kondensat sebesar 300 juta barel yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi.

Temuan ini merupakan hasil eksplorasi yang dilakukan oleh perusahaan energi asal Italia, ENI. Perusahaan tersebut menjadi operator di wilayah kerja Blok Ganal yang selama ini menjadi salah satu fokus pengembangan migas lepas pantai.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga melakukan pertemuan dengan jajaran pimpinan ENI. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama dalam pengembangan sektor energi nasional.

Menteri ESDM terlihat berjabat tangan dengan Head of Middle and Far East Region ENI, Ciro Pagano. Momen tersebut turut disaksikan oleh Managing Director ENI Indonesia, Mirko Araldi, serta Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto.

Pemerintah menilai penemuan ini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam peta energi global. Selain itu, temuan ini diharapkan mampu mendukung peningkatan produksi gas nasional dalam beberapa tahun ke depan.

Cadangan gas dalam jumlah besar tersebut juga berpotensi meningkatkan pasokan energi domestik. Hal ini menjadi penting untuk mendukung kebutuhan industri, pembangkit listrik, hingga sektor lainnya.

Selain aspek energi, proyek ini juga diyakini dapat memberikan dampak ekonomi yang luas. Mulai dari peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga kontribusi terhadap penerimaan negara.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kegiatan eksplorasi migas. Langkah ini dilakukan guna menemukan potensi sumber daya baru yang dapat dimanfaatkan secara optimal.

Ke depan, pengembangan Blok Ganal akan menjadi salah satu proyek strategis di sektor energi. Pemerintah bersama mitra kerja diharapkan dapat mempercepat proses produksi agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Dengan adanya temuan ini, Indonesia semakin optimistis dalam menjaga ketahanan energi nasional. Upaya eksplorasi yang berkelanjutan dinilai menjadi kunci dalam menghadapi tantangan kebutuhan energi di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

5 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.