ParagonCorp Perluas Inovasi Produk Ramah Lingkungan Lewat Bahan Daur Ulang dan Formula Berkelanjutan
📅 Kamis, 04 Jun 2026, 18:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA – Inovasi produk berkelanjutan menjadi salah satu fokus yang terus diperkuat ParagonCorp dalam mengurangi dampak lingkungan di industri kecantikan dan perawatan diri. Melalui berbagai merek yang berada di bawah naungannya, perusahaan mengembangkan produk dengan pendekatan yang mempertimbangkan aspek lingkungan sejak tahap pemilihan bahan baku hingga desain kemasan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. ParagonCorp menilai keberlanjutan perlu diwujudkan melalui inovasi yang dapat diterapkan secara nyata dalam produk yang digunakan konsumen sehari-hari.
Salah satu pendekatan yang dikembangkan adalah pemanfaatan bahan baku hasil upcycling atau penggunaan kembali material sisa produksi yang masih memiliki nilai manfaat. Konsep tersebut diterapkan pada sejumlah produk, termasuk pemanfaatan ekstrak lavender dan kopi yang sebelumnya merupakan hasil sampingan dari proses produksi bahan baku lainnya.
Produk kosmetik dan perawatan kulit yang menggunakan bahan upcycling dinilai mampu membantu mengurangi limbah sekaligus memberikan manfaat tambahan bagi konsumen. Selain itu, perusahaan juga mulai memperluas penggunaan material kemasan berbasis daur ulang untuk mengurangi ketergantungan terhadap plastik baru.
Sejumlah produk yang dikembangkan ParagonCorp juga mengusung konsep ramah lingkungan melalui formula yang aman bagi ekosistem laut atau reef safe. Pendekatan tersebut diterapkan terutama pada produk tabir surya guna meminimalkan dampak terhadap terumbu karang dan lingkungan perairan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tidak hanya itu, perusahaan turut menghadirkan produk dengan formula yang mudah terurai secara alami atau biodegradable. Formula tersebut dirancang agar limbah produk yang masuk ke lingkungan dapat terurai secara lebih cepat sehingga mengurangi risiko pencemaran pada badan air seperti sungai dan laut.
Di sisi lain, keberlanjutan juga diperkuat melalui rantai pasok bahan baku yang bertanggung jawab. Salah satunya melalui penggunaan nilam atau patchouli dari Sulawesi yang diproduksi bersama ratusan petani dalam program pertanian regeneratif yang telah memperoleh sertifikasi For Life dari Ecocert.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada kualitas bahan baku, tetapi juga mencakup pelatihan pertanian, dukungan kesehatan dan keselamatan kerja, serta praktik budidaya yang membantu menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami percaya bahwa inovasi produk yang baik tidak hanya menjawab kebutuhan konsumen saat ini, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan di masa depan. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan keberlanjutan lebih dekat dalam keseharian konsumen melalui berbagai pengembangan produk yang dilakukan secara bertahap, mulai dari pemilihan bahan baku, pengembangan formula, hingga desain kemasan,” ujar Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa.
Menurutnya, upaya tersebut masih merupakan bagian dari perjalanan panjang menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan. Namun, setiap langkah yang dilakukan secara konsisten diyakini dapat memberikan dampak positif bagi konsumen maupun lingkungan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!