Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Prabowo Berupaya Memulihkan Kepercayaan yang Mulai Terkikis

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Presiden Prabowo Berupaya Memulihkan Kepercayaan yang Mulai Terkikis Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Presiden Prabowo Subianto Lantik Sejumlah Menteri - Presiden Prabowo Subianto membalas hormat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago (kiri) sebelum menandatangani dokumen pada acara pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029 di Istana Negara.

JAKARTA - Terlepas dari hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto, reshuffle (perombakan) terbatas anggota kabinet Merah-Putih sebanyak dua kali dalam dua minggu terakhir dinilai sebagai adanya suatu kondisi yang tidak wajar. 

Mahasiswa Doktoral Ilmu Sosial Universitas Airlangga, Surabaya Frederik Masri Gasa mengatakan, ada sesuatu yang tidak biasa ketika Presiden melakukan perubahan menteri dua kali dalam satu bulan.

Reshuffle pertama pada 8 September dan reshuffle kedua pada 17 September 2025 bukan hanya soal mengganti nama-nama di kabinetmelainkan memberi pesan kalau Pemerintah mendengarkan desakan publik setelah gelombang demonstrasi Agustus.

“Ini bukan hanya urusan kursi kosong dan nama baru, tetapi soal memulihkan kepercayaan yang mulai terkikis,” kata Frederik.

Dalam reshuffle gelombang pertama, posisi strategis seperti Menko Politik dan Keamanan, Menteri Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran, Kementerian Koperasi, dan Kemenpora berganti pejabat.

Dalam reshuffle kedua, selain dilakukan pengisian pos yang kosong, juga terjadi perombakan di pos-pos yang berkaitan dengan bidang komunikasi.

“Pergeseran ini membawa makna lebih dari sekadar manuver politik, tetapi sebagai upaya penyusunan ulang prioritas, keamanan, ekonomi, dan suara generasi muda,” tegasnya.

Frederik mengingatkan bahwa Pemerintah tidak boleh lupa bahwa demonstrasi Agustus lalu adalah alarm sosial. Suara rakyat yang marah atas ketidakadilan, kesenjangan ekonomi, dan persepsi bahwa pusat keputusan jauh dari realitas rakyat, memasang tuntutan keras.

Reshuffle ganda muncul sebagai respons simbolik terhadap tuntutan tersebut. Tetapi simbol saja, seperti mengganti menteri, adalah langkah awal, bukan akhir. “Apa yang dibutuhkan rakyat adalah arah kebijakan baru yang terasa nyata di lapangan,”ungkapnya.

Dia mencontohkan penggantian Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menimbulkan pertanyaan mendalam publik. “Mereka bertanya, apakah arah kebijakan fiskal akan berubah? Apakah tarif, subsidi, utang, dan kebijakan pajak akan lebih adil, atau justru berubah menjadi alat kompromi politik? Kepercayaan investor bisa tumbuh jika jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu tegas dan konsisten,” kata Frederik.

Jika tidak, ketidakpastian bisa melonjak, merusak iklim usaha dan menambah beban rakyat kecil.

Begitu pun dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga memang perlu figur yang bisa membangkitkan sumber energi sosial, karena generasi muda tidak hanya menuntut, tetapi juga bergerak dan mendobrak.

“Apabila figur baru ini mampu memperluas ruang partisipasi, memberi peluang nyata, bukan hanya janji, maka reshuffle akan mampu mengubah arah. Tetapi bila ruang itu tetap sempit, hanya berubah nama kementerian saja, maka energi protes bisa kembali berkumpul,” katanya.

Reshuffle ganda jelasnya adalah langkah komunikasi politik paling keras yang diambil pemerintah dalam beberapa waktu terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.