Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PLN EPI Kirim 6.700 Ton Cangkang Sawit ke PLTU Balikpapan, Direktur Biomassa Optimistis Capai Target 2026

📅 Senin, 09 Mar 2026, 15:31 WIB | Oleh: Tim Redaksi
PLN EPI Kirim 6.700 Ton Cangkang Sawit ke PLTU Balikpapan, Direktur Biomassa Optimistis Capai Target 2026 Doc: istimewa
Ket. PLN EPI mengirimkan 6.700 ton biomassa jenis cangkang sawit ke PLTU Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, menggunakan kapal tongkang dari Berau untuk mendukung program cofiring pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sebagai bagian dari upaya transisi energi nasional

JAKARTA-PT. PLN Energi Primer Indonesia (EPI) terus berinovasi dalam upaya mencapai target pasokan yang tahun ini dipatok sebesar 3,65 juta ton. Teranyar, PLN EPI mengirimkan biomassa jenis cangkang sawit ke PLTU (pembangkit listrik tenaga uap) Teluk Balikpapan Kalimantan Timur menggunakan tongkang. Sekitar 6.700 ton biomassa diangkut dari Berau.

Direktur Biomassa PT PLN EPI, Hokkop Situngkir mengaku sangat senang dengan pencapaian tersebut. Menurutnya, pengiriman biomassa sebanyak 6.700 ton sekali kirim adalah yang terbesar. Sebelumnya, sudah ada pengiriman biomassa jenis sawdust menggunakan tongkang ke PLTU Tanjung Awar-awar Tuban sebanyak 5.600 ton.

“Ini adalah pengiriman terbesar. Sekali kirim 6.700 ton biomassa. Saya harap, ini adalah awal yang baik untuk mencapai target 3,65 juta ton di 2026 ini,” ujar Hokkop, Senin (9/3).

Menurut Hokkop, cangkang sawit merupakan salah satu jenis biomassa premium selain wood pellet. Kandungan kalori cangkang sawit, lanjut dia, cukup tinggi hampir menyamai kalori batu bara. Dengang demikian, cofiring biomassa di PLTU juga akan semakin besar lantaran kualitas cangkang sawit yang mumpuni.

Di sisi lain, pengiriman biomassa menggunakan tongkang sangat sesuai dengan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Ditambah lagi, hampir semua PLTU milik PLN bisa diakses via perairan dan memilik jetty sendiri. Selain itu, pengangkutan biomassa melalui perairan juga volumenya jauh lebih besar dibanding pengangkutan via darat.

Dijelaskan juga oleh Hokkop, raw material biomassa di Indonesia tersebar. Di Kalimantan, ucap dia, banyak cangkang sawit. Namun tidak demikian dengan pulau lain. Oleh karena itu, pengangkutan biomassa menggunakan tongkang merupakan salah satu solusi agar laut tak lagi jadi penghalang pendistribusian biomassa antarpulau di Indonesia.

“Bukan tidak mungkin ke depan, cangkang sawit dari Kalimantan dikirimkan ke PLTU di Sulawesi. Sebelumnya, sawdust dari Sulawesi pernah dikirimkan ke PLTU Tuban, Jawa Timur. Transportasi laut adalah salah satu solusi untuk pemerataan pasokan biomassa sesuai target di masing-masing PLTU,” ucap Hokkop.

Pengiriman 6.700 ton cangkang sawit menggunakan tongkang membuat Hokkop makin optimis mencapai target pasokan tahun ini. Ia tidak memungkiri, target pasokan tahun ini naik signifikan dibanding capaian 2025. Namun ia yakin, dengan kerja keras, inovasi, dan kekompakan tim, target itu akan bisa dicapai.

"Salah satunya sekarang ini. Pengiriman biomassa cangkang sawit menggunakan tongkang membuat saya makin optimis target 3,65 juta ton bisa dicapai," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.