Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pintar Berjualan, Optimalkan Chat untuk Tingkatkan Penjualan Online

📅 Rabu, 19 Apr 2023, 14:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pintar Berjualan, Optimalkan Chat untuk Tingkatkan Penjualan Online Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi chat commerce untuk berjualan online.

Ada banyak cara mengoptimalkan chat untuk meningkatkan penjualan online, mulai dari menyusun pesan otomatis hingga menautkan chat tersebut ke sosial media.

Menurut Bima Laga, Ketua Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA), sudah ada 21,8 juta UMKM Indonesia yang go digital per Maret 2023. Meskipun jumlah ini terhitung bagus dibandingkan dengan tahun sebelumnya, namun masih belum mencapai 50 persen dari total UMKM di Indonesia yang diperkirakan mencapai 58 juta unit.

Salah satu masalahnya adalah keterbatasan waktu dan tenaga yang dimiliki UMKM untuk mengelola toko mereka secara online, khususnya ketika peak season. Dalam hal ini, chat commerce atau penjualan online menggunakan aplikasi perpesanan menjadi solusi. Mengapa demikian? Simak ulasan lengkapnya berikut ini:

Manfaat Chat Commerce

1. Menjangkau pelanggan yang lebih luas

Tahukah Anda saat ini 2,41 miliar orang di dunia dan 112 juta orang di Indonesia menggunakan WhatsApp? Ini berarti, jika Anda menggunakan WhatsApp sebagai salah satu alat berjualan online, maka Anda bisa menjangkau 112 juta orang tersebut.

Apalagi saat ini cara berjualan menggunakan WhatsApp juga beragam. Mulai dari menarik pembeli dengan postingan story yang menarik hingga menggunakan chat commerce berbasis WhatsApp. Bahkan, saat ini aplikasi perpesanan di bawah Meta Platforms Inc ini mengembangkan fitur yang bernama WhatsApp Business Directory. Dengan fitur ini, pelanggan potensial bisa mencari toko Anda langsung dari WhatsApp secara otomatis.

2. Berkomunikasi secara otomatis dan terpersonalisasi

Faktor utama yang membedakan antara berjualan menggunakan chat commerce dengan postingan story saja adalah Anda bisa berkomunikasi secara otomatis dan terpersonalisasi. Dengan fitur HotKeys dari ShopKey misalnya, Anda bisa mengatur pesan otomatis untuk menyapa pelanggan atau mengatakan toko sedang tutup. Dengan demikian, ketika ada pelanggan menghubungi Anda via chat, pesan tersebut akan langsung muncul di layar handphone mereka.

3. Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan

Dengan pesan terpersonalisasi dan otomatis tersebut di atas, Anda bisa meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan. Hal ini karena pelanggan akan merasa diberi perhatian secara khusus, dan mereka akan mendapatkan jawaban secara cepat jika mereka ada pertanyaan.

Dampak lanjutan dari peningkatan kepercayaan dan kepuasan pelanggan ini adalah mereka akan datang dan membeli produk dari toko Anda lagi. Dengan demikian, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya promosi tambahan untuk menargetkan pelanggan baru.

4. Hemat waktu

Seperti yang telah disebutkan bahwa salah satu tantangan membuka toko online oleh UMKM adalah keterbatasan waktu untuk mengelola toko tersebut. Dengan pesan otomatis dari chat commerce, tim admin dari toko tersebut bisa menghemat waktu lebih banyak, sebab pesanan dari pelanggan akan dibalas secara cepat dan otomatis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.