Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perbanyak Inovasi, Generasi Muda Tunjukkan Komitmen Pada Solusi Air di World Water Forum

📅 Kamis, 23 Mei 2024, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perbanyak Inovasi, Generasi Muda Tunjukkan Komitmen Pada Solusi Air di World Water Forum Doc: ANTARA/Media Center WWF/Wahdi Septiawan
Ket. Siluet para peserta terlihat dalam Pertemuan Tingkat Menteri World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Bali, pada 21 Mei 2024.

Badung - Generasi muda menunjukkan komitmen untuk mendukung akses informasi dan data yang akurat bagi kepentingan analisis dan menyusun rekomendasi perencanaan serta pengelolaan sumber daya air.

"Tujuannya agar kami bisa memberikan rekomendasi untuk perencanaan dan pengelolaan sumber daya air kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya instansi pemerintah dan lembaga internasional, sehingga suara kami dapat didengar dan kami dapat bekerja sama," kata Neil Andhika, perwakilan Indonesia dalam Youth World Water Forum, pada Rabu.

Dia mengatakan hal itu saat menjadi pembicara dalam diskusi "The Bandung Spirit Water Summit" yang merupakan bagian dari rangkaian acara World Water Forum ke-10 di Bali.

"Mungkin mereka (para mahasiswa) bisa memberikan lebih banyak inovasi yang lebih inovatif dan solusi kreatif untuk semua masalah air dan isu terkait lainnya," kata pengajar di Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Neil, yang mewakili sekitar 27 kelompok kerja dari 45 negara di Youth World Water Forum, menekankan pentingnya menanamkan perspektif pengelolaan sumber daya air yang bijak sejak kecil agar dampak permasalahan air bisa disadari sejak dini.

Sementara itu, perwakilan dari U-INSPIRE, Hilman Arioaji, menyampaikan bahwa generasi muda Indonesia sangat ingin berkontribusi dalam inovasi di bidang pengelolaan air dan pengurangan risiko bencana.

Namun, kata dia, mereka menghadapi hambatan besar dalam mengakses data berkualitas yang membatasi kemampuan untuk berinovasi dan menerapkan solusi berbasis lokal.

Menurut Hilman, kontribusi generasi muda sangat penting terutama dalam mengatasi masalah air, pencegahan bencana, dan perubahan iklim. Hal itu dapat diwujudkan dengan menjamin akses informasi bagi semua orang di semua tingkatan, termasuk anak muda, melalui sistem informasi air global.

Selain Neil dan Hilman, tokoh muda lain yang menjadi pembicara dalam forum diskusi tersebut adalah Moina Al Hajji dari Aleppo, Suriah. Dia menyuarakan bagaimana negaranya yang hancur akibat perang bisa membangun kembali semua infrastruktur, termasuk infrastruktur air.

Pembicara lainnya, Lamis Qdemat dari Palestina, menyerukan agar air tidak digunakan sebagai senjata, seperti yang terjadi di Palestina. Dia menegaskan bahwa air seharusnya dijadikan sarana untuk meningkatkan kerja sama, kolaborasi, dan solidaritas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.