Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Newcastle Siap Kejutkan Barcelona

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 06:16 WIB | Oleh:
Newcastle Siap Kejutkan Barcelona Doc: Oli SCARFF / AFP
Ket. Gelandang Newcastle, Bruno Guimaraes, mengontrol bola dihadang gelandang Barcelona, Pedri (kanan), selama pertandingan Liga Champions UEFA antara Newcastle United FC lawan FC Barcelona di St James' Park, Newcastle, pada 18 September 2025.

LONDON - Pelatih Newcastle United Eddie Howe menantang para pemain asuhannya untuk menampilkan performa terbaik sepanjang sejarah klub ketika menghadapi Barcelona dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3) dini hari WIB.

Howe menyebut laga melawan pemuncak klasemen La Liga itu sebagai “pertandingan terbesar” dalam sejarah klub. Laga yang digelar di Stadion St James’ Park tersebut menjadi momen langka bagi Newcastle, yang baru kedua kalinya menembus babak 16 besar kompetisi elite Eropa.

Untuk pertama kalinya sejak musim 2002-2003, ketika mereka mencapai fase grup kedua, Newcastle kembali menjadi bagian dari 16 tim tersisa dalam Liga Champions. Namun, Howe sadar timnya harus menaikkan level permainan secara signifikan jika ingin mengejutkan skuad bertabur bintang milik pelatih Hansi Flick.

“Kami belum pernah berada di posisi seperti ini di Liga Champions sebelumnya. Ini kompetisi terbaik di dunia. Jadi jelas ini pertandingan yang sangat besar dalam sejarah klub. Kami harus mendekatinya dengan cara itu, dan para pendukung juga harus memandangnya dengan cara yang sama,” ujar Howe.

Kenangan indah pernah tercipta ketika kedua klub pertama kali bertemu di Liga Champions pada tahun 1997. Saat itu Newcastle menaklukkan Barcelona 3-2 lewat hat-trick striker Kolombia Faustino Asprilla. Masa itu menjadi puncak kejayaan singkat Newcastle sebagai salah satu tim paling menghibur di Liga Inggris. Setelahnya, klub sempat tenggelam dalam periode suram di bawah kepemilikan kontroversial Mike Ashley.

Era kelam tersebut ditandai dengan dua kali degradasi ke kasta kedua pada tahun 2009 dan 2016. Namun, sejak diakuisisi konsorsium Arab Saudi pada tahun 2021, Newcastle perlahan bangkit kembali dan kembali bersaing di level tertinggi. Kedatangan Barcelona kini menghadirkan laga glamor yang telah lama diimpikan para pendukung setia The Magpies.

Musim lalu, Newcastle bahkan mengakhiri puasa gelar selama 56 tahun setelah menaklukkan Liverpool di final Piala Liga Inggris. Kini ambisi berikutnya adalah menembus perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Meski begitu, perjalanan Newcastle musim ini tidak sepenuhnya mulus. Mereka terpuruk di posisi ke-12 klasemen Liga Inggris dan baru saja tersingkir dari putaran kelima FA Cup setelah kalah dari Manchester City. Tekanan juga meningkat setelah kekalahan 2-3 dari Brentford FC di St James’ Park awal musim ini yang membuat Howe sempat mendapat sorakan dari suporter sendiri.

Di sisi lain, aturan finansial membuat klub tidak leluasa memanfaatkan kekuatan dana dari pemilik barunya. Kepergian striker Alexander Isak ke Liverpool pada September lalu turut memengaruhi performa tim. Newcastle pun kesulitan mengulangi permainan dinamis yang membawa mereka meraih trofi dan tiket Liga Champions musim lalu.

Padatnya jadwal juga menjadi tantangan. Pertandingan melawan Manchester City akhir pekan lalu merupakan laga ke-47 Newcastle musim ini dan yang ke-19 dalam kurun 63 hari, situasi yang menguras energi skuad yang juga dilanda cedera. Howe mencoba menyegarkan tim dengan mengistirahatkan pemain seperti Dan Burn, Joelinton, dan Anthony Gordon pada laga sebelumnya.

Terlepas dari berbagai masalah, Newcastle telah mencatat enam kemenangan di Liga Champions musim ini, rekor terbaik mereka dalam satu musim. Namun dengan catatan selalu kalah dalam empat pertemuan melawan Barcelona sejak 1997—termasuk kekalahan 1-2 di fase grup musim ini. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.