Newcastle Siap Kejutkan Barcelona
📅 Selasa, 10 Mar 2026, 06:16 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Oli SCARFF / AFP
LONDON - Pelatih Newcastle United Eddie Howe menantang para pemain asuhannya untuk menampilkan performa terbaik sepanjang sejarah klub ketika menghadapi Barcelona dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3) dini hari WIB.
Howe menyebut laga melawan pemuncak klasemen La Liga itu sebagai “pertandingan terbesar” dalam sejarah klub. Laga yang digelar di Stadion St James’ Park tersebut menjadi momen langka bagi Newcastle, yang baru kedua kalinya menembus babak 16 besar kompetisi elite Eropa.
Untuk pertama kalinya sejak musim 2002-2003, ketika mereka mencapai fase grup kedua, Newcastle kembali menjadi bagian dari 16 tim tersisa dalam Liga Champions. Namun, Howe sadar timnya harus menaikkan level permainan secara signifikan jika ingin mengejutkan skuad bertabur bintang milik pelatih Hansi Flick.
“Kami belum pernah berada di posisi seperti ini di Liga Champions sebelumnya. Ini kompetisi terbaik di dunia. Jadi jelas ini pertandingan yang sangat besar dalam sejarah klub. Kami harus mendekatinya dengan cara itu, dan para pendukung juga harus memandangnya dengan cara yang sama,” ujar Howe.
Kenangan indah pernah tercipta ketika kedua klub pertama kali bertemu di Liga Champions pada tahun 1997. Saat itu Newcastle menaklukkan Barcelona 3-2 lewat hat-trick striker Kolombia Faustino Asprilla. Masa itu menjadi puncak kejayaan singkat Newcastle sebagai salah satu tim paling menghibur di Liga Inggris. Setelahnya, klub sempat tenggelam dalam periode suram di bawah kepemilikan kontroversial Mike Ashley.
Sebaiknya Anda baca juga:
Era kelam tersebut ditandai dengan dua kali degradasi ke kasta kedua pada tahun 2009 dan 2016. Namun, sejak diakuisisi konsorsium Arab Saudi pada tahun 2021, Newcastle perlahan bangkit kembali dan kembali bersaing di level tertinggi. Kedatangan Barcelona kini menghadirkan laga glamor yang telah lama diimpikan para pendukung setia The Magpies.
Musim lalu, Newcastle bahkan mengakhiri puasa gelar selama 56 tahun setelah menaklukkan Liverpool di final Piala Liga Inggris. Kini ambisi berikutnya adalah menembus perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Meski begitu, perjalanan Newcastle musim ini tidak sepenuhnya mulus. Mereka terpuruk di posisi ke-12 klasemen Liga Inggris dan baru saja tersingkir dari putaran kelima FA Cup setelah kalah dari Manchester City. Tekanan juga meningkat setelah kekalahan 2-3 dari Brentford FC di St James’ Park awal musim ini yang membuat Howe sempat mendapat sorakan dari suporter sendiri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, aturan finansial membuat klub tidak leluasa memanfaatkan kekuatan dana dari pemilik barunya. Kepergian striker Alexander Isak ke Liverpool pada September lalu turut memengaruhi performa tim. Newcastle pun kesulitan mengulangi permainan dinamis yang membawa mereka meraih trofi dan tiket Liga Champions musim lalu.
Padatnya jadwal juga menjadi tantangan. Pertandingan melawan Manchester City akhir pekan lalu merupakan laga ke-47 Newcastle musim ini dan yang ke-19 dalam kurun 63 hari, situasi yang menguras energi skuad yang juga dilanda cedera. Howe mencoba menyegarkan tim dengan mengistirahatkan pemain seperti Dan Burn, Joelinton, dan Anthony Gordon pada laga sebelumnya.
Terlepas dari berbagai masalah, Newcastle telah mencatat enam kemenangan di Liga Champions musim ini, rekor terbaik mereka dalam satu musim. Namun dengan catatan selalu kalah dalam empat pertemuan melawan Barcelona sejak 1997—termasuk kekalahan 1-2 di fase grup musim ini. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!