Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manajemen Baru Sampah Jakarta: Tak Ada Lagi TPS Sementara di Tengah Permukiman

📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 07:12 WIB | Oleh:
Manajemen Baru Sampah Jakarta: Tak Ada Lagi TPS Sementara di Tengah Permukiman Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyoroti persoalan penumpukan sampah yang sempat terjadi menjelang Lebaran akibat kendala operasional di sejumlah titik. Gubernur DKI Jakarta memastikan kondisi tersebut kini mulai teratasi seiring normalisasi pengelolaan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyoroti persoalan penumpukan sampah yang sempat terjadi menjelang Lebaran akibat kendala operasional di sejumlah titik. Gubernur DKI Jakarta memastikan kondisi tersebut kini mulai teratasi seiring normalisasi pengelolaan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Gubernur menjelaskan, penumpukan sampah terjadi karena gangguan di zona pengolahan yang sebelumnya terdampak longsor. Namun, saat ini zona tersebut telah kembali beroperasi sehingga distribusi sampah secara bertahap kembali berjalan normal.

"Jadi, hampir satu minggu sebelum Lebaran memang ada persoalan sampah di Jakarta," kata Gubernur.

Ia menyebut, kendala tersebut berkaitan dengan Zona 4 di TPST Bantar Gebang yang baru pulih sepenuhnya sekitar satu bulan terakhir. Dengan berfungsinya kembali zona tersebut, pengangkutan sampah yang sempat tertunda kini mulai dilakukan kembali.

"Sekarang sudah siap untuk Zona 4 sehingga sampah-sampah yang ditimbun sementara sudah mulai kita angkut kembali," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyoroti kasus penumpukan sampah di wilayah Pesanggrahan yang menjadi perhatian publik. Ia justru menjadikan peristiwa tersebut sebagai momentum evaluasi kebijakan pengelolaan sampah di ibu kota.

"Dengan kejadian itu, saya memutuskan tidak boleh lagi ada tempat penampungan sementara seperti itu," tegasnya.

Menurutnya, keberadaan TPS sementara dinilai tidak efisien serta berpotensi menimbulkan masalah baru dalam pengelolaan sampah. Selain itu, keberadaan titik penampungan sementara juga dinilai meningkatkan beban biaya operasional.

"Karena itu tidak efisien, manajemennya semakin susah, dan cost-nya juga semakin tinggi," jelasnya.

Sebagai solusi, Pemprov DKI akan mengatur ulang sistem distribusi sampah dari titik pengumpulan langsung menuju lokasi pengolahan akhir. Skema ini akan mengandalkan pengiriman ke TPST Bantar Gebang maupun fasilitas pengolahan di Rorotan.

Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan minim penumpukan di tingkat wilayah. Pemerintah juga menargetkan penanganan sampah ke depan menjadi lebih cepat dan terukur.

Dengan langkah tersebut, Pemprov DKI Jakarta optimistis persoalan penumpukan sampah yang sempat terjadi tidak akan terulang kembali. Selain itu, efisiensi pengelolaan diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Megapolitan
BlokM Terus Dibenahi, Pelet...
Megapolitan
Harus Dipersiapkan Sejak Di...
Daerah
Sumsel United Siap Menghada...
Luar Negeri
Trump Minta Eropa Lepaskan ...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.