Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengapa Laga Persija Kontra Persib Digeser ke Samarinda? Alasan Ini Penyebabnya!

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 18:23 WIB | Oleh:
Mengapa Laga Persija Kontra Persib Digeser ke Samarinda? Alasan Ini Penyebabnya! Doc: ANTARA/Abdan Syakura
Ket. Wasit Ko Hyungjin (ketiga kiri) memberikan kartu merah kepada pesepak bola Persija Jakarta Bruno Nunes De Barros (ketiga kanan) saat pertandingan lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1).

JAKARTA - Persija Jakarta diinstruksikan oleh I.League untuk menjamu Persib Bandung dalam laga kandang untuk pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5).

Direktur Utama I.League Ferry Paulus menyampaikan pengumuman tersebut di Jakarta, Rabu atau H-4 sebelum sepak mula pertandingan, sembari menyebut faktor keamanan sebagai alasan utama pengambilan keputusan tersebut.

"Liga akhirnya memutuskan pertandingan akan digelar di Kalimantan Timur, tepatnya di Samarinda. Waktunya tetap sama, yaitu tanggal 10 (Mei), jamnya 15.30 WIB," kata Ferry saat menyampaikan hasil rapat antara I.League, Persija, dan pihak kepolisian kepada awak media di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/5).

Laga bertajuk Derbi Indonesia tersebut sebetulnya dijadwalkan digelar di Jakarta, sebagai kandang Persija, tetapi rivalitas antara Macan Kemayoran dengan Persib memang kerap mengundang kekhawatiran dari aspek keamanan.

Selain alasan keamanan, kepadatan agenda di Jakarta sepanjang Mei turut mempengaruhi pertimbangan pemindahan laga Persija vs Persib.

"Mei adalah bulan yang banyak sekali agenda-agenda yang tentunya dikhawatirkan menimbulkan hal-hal yang di luar daripada kewenangan atau keinginan aspek sepak bola itu sendiri," kata Ferry.

Ferry bersikeras bahwa pemindahan lokasi tanding Persija vs Persib ke Stadion Segiri sebagai "jalar keluar yang terbaik" agar pertandingan tersebut tetap dimainkan di tanggal sesuai jadwal.

I.League juga telah mencoba mencari opsi alternatif memindahkan laga Persija vs Persib di stadion lain di Pulau Jawa, tetapi menurut Ferry "situasinya dinilai belum memungkinkan" karena klub-klub lain di Jawa juga bertanding pada waktu yang hampir bersamaan dengan Derbi Indonesia.

Selain di Jawa, opsi lainnya adalah Bali. Namun, karena Bali United memainkan laga pekan ke-32 menghadapi Borneo FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Senin (11/5) pukul 19.00 WIB atau satu hari setelah laga Persija melawan Persib, opsi ini dbatalkan.

"Semula kita mau merencanakan untuk di Bali, tapi Bali bertanding tanggal 11, bahwa regulasi kita melarang untuk berhimpitan bertanding di satu stadion di hari yang berbeda. Nah, di Kalimantan Timur nggak ada pertandingan lain selain pertandingan yang akan kita gelar antara Persija dan Persib," jelas Ferry.

Lebih lanjut, Ferry menegaskan bahwa laga ini tetap dapat dihadiri oleh suporter tim tuan rumah, yang nantinya dapat memadati Stadion Segiri yang berkapasitas sekitar 13 ribu penonton, namun tidak untuk suporter tim tamu yang tetap dilarang datang ke stadion.

Saat ini, kedua tim sama-sama berpeluang menjadi juara, dengan Persib memiliki peluang lebih besar karena menempati posisi puncak dengan 72 poin, sementara peluang masih ada untuk Persija yang berada di posisi ketiga denga 65 poin meskipun itu tipis. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.