Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mayoritas Generasi Muda Ingin Berwirausaha

📅 Jumat, 27 Agu 2021, 08:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mayoritas Generasi Muda Ingin Berwirausaha Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Semangat berwirausaha di kalangan masyarakat generasi muda cukup tinggi. Hal itu diindikasikan mayoritas generasi muda bercita- cita miliki usaha sendiri atau menjadi pengusaha.

Hasil penelitian Asia Pacific Young Entrepreneurs Survey 2021 menunjukkan sebanyak 72 persen generasi Z dan milenial di Asia Pasifik bercita-cita untuk memiliki bisnis sendiri atau menjadi pengusaha. Survei yang dilakukan perusahaan nutrisi global Herbalife Nutrition itu, menunjukkan bahwa hampir 9 dari 10 atau 87 persen responden percaya bahwa usia terbaik untuk memulai bisnis adalah di bawah 40 tahun, dengan rata-rata usia terbaik diidentifikasi pada usia 27 tahun.

"Survei ini menghadirkan temuantemuan yang dapat menjadi wawasan baru tentang persepsi dan sikap dalam memulai berwi rausaha. Banyak calon pengusaha yang didorong mengikuti passion mereka, dan keinginan untuk perubahan karir," ujar Direktur Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/8).

Dia menambahkan generasi muda melihat masa muda mereka sebagai suatu peluang, terutama dalam hal beradaptasi dengan teknologi dan memiliki ide-ide segar. Survei itu melibatkan 4.093 orang kelompok Generasi Z dan milenial (berusia 18 - 40) untuk mengetahui tren kewirausahaan di delapan negara yaitu Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, dan Vietnam.

Mayoritas responden di Indonesia (66 persen) belum memiliki usaha dan bercita-cita untuk memulai atau membuka usaha sendiri, apabila mereka membuka usaha sendiri, sebanyak (45 persen) responden Indonesia lebih dimotivasi oleh keinginan untuk perubahan karir dan sebanyak (30 persen) responden percaya dengan memulai berwirausaha akan membatu peluang untuk lebih sukses.

Peluang Kesuksesan

Sebanyak 54 persen responden percaya usia mereka akan membantu peluang kesuksesan bisnis karena lebih mudah dalam beradaptasi dengan teknologi baru, lebih cenderung menerima teknologi baru, dan memiliki ide segar yang belum dijelajahi. Untuk jenis usaha yang paling diminati di Asia Pasifik, sebanyak 50 persen responden tertarik membuka usaha jasa makanan dan 32 persen memilih untuk membuka usaha busana.

Sedangkan ketika ditanya terkait tantangan yang dihadapi ketika memulai usaha, sebanyak 47 persen responden di Indonesia mengatakan biaya awal untuk memulai membuka usaha sendiri, sedangkan untuk responden yang telah memulai bisnis sendiri sebanyak 69 persen percaya bahwa tambahan modal keuangan dan sebanyak 57 persen lebih banyak mendapatkan pelatihan akan membantu mereka menjadi lebih sukses dalam bisnis mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Respons Cepat Pemkot Denpas...

Sampai Hari Gelap

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Sampai Hari Gelap
Megapolitan
Jumat Peduli: Polda Metro J...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.