Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lestari Moerdijat: Butuh Kehati-hatian Hadapi Tantangan Dampak Gejolak Ekonomi Global

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 20:13 WIB | Oleh:
Lestari Moerdijat: Butuh Kehati-hatian Hadapi Tantangan Dampak Gejolak Ekonomi Global Doc: antara foto
Ket. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat

JAKARTA – Dibutuhkan kehati-hatian dalam menentukan langkah yang tepat untuk menghadapi tantangan sebagai dampak gejolak ekonomi global yang tentunya bukanlah hal mudah.

“Tantangan dampak ekonomi global saat ini bukan merupakan hal yang mudah. Butuh kehati-hatian dalam menyikapi dinamika ekonomi yang terjadi, agar upaya memajukan kesejahteraan umum yang diamanatkan konstitusi bisa tetap direalisasikan,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam sambutan tertulis pada diskusi daring bertema BRICS dan Tarif Trump: Tantangan Baru Bagi Ekonomi Indonesia yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (16/7).

Diskusi yang dimoderatori Dr. Radityo Fajar Arianto, MBA (Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR) itu menghadirkan Freddy Josep Pelawi SH, LLM (Analis Perdagangan Ahli Madya pada Direktorat Pengamanan Perdagangan, Kementerian Perdagangan RI), Prof Dr. Telisa Aulia Falianty S.E M.E (Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia/FEB UI - Tenaga Profesional Lemhannas RI Bidang Ekonomi), Riandy Laksono (Peneliti Departemen Ekonomi CSIS/Centre for Strategic and International Studies), dan Hidayat Hendra Sasmita (Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia/HIMKI Kab. Jepara).

Selain itu hadir pula Dr. Silverius Y. Soeharso. S.E., M.M., Psikolog (Dosen Psikologi Universitas Pancasila – Wakil Sekretaris Dewan Pakar Partai Nasdem), sebagai penanggap.

Menurut Lestari, bergabungnya Indonesia dengan organisasi negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan) pada tahun lalu, merupakan langkah strategis yang harus mampu membuka sejumlah peluang yang bisa mendatangkan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat, penting untuk mewujudkan persatuan setiap anak bangsa dalam menyikapi tantangan dampak dinamika ekonomi global yang terjadi saat ini.

Berbagai potensi ekonomi lokal, tambah Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, juga harus dimanfaatkan sebagai bagian dari solusi menghadapi tantangan.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, dampak gejolak ekonomi global dapat dihadapi dan dijawab dengan kekuatan bersama setiap anak bangsa dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih baik.

Analis Perdagangan Ahli Madya, Direktorat Pengamanan Perdagangan, Kementerian Perdagangan RI, Freddy Josep Pelawi mengungkapkan, bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS diharapkan mampu mengatasi sejumlah hambatan perdagangan dengan sejumlah negara anggota BRICS.

Karena, menurut Josep, saat ini Indonesia masih menghadapi kendala perdagangan dengan Brasil dalam bentuk pemberlakuan anti-dumping pada produk baja, dan produk Indonesia dikenakan bea masuk imbalan.

Sementara itu, tambah dia, produk-produk Indonesia masih menghadapi masalah standar kualitas produk untuk masuk ke pasar Russia.

Menurut Josep, berdasarkan sejumlah sanksiperdagangan yang dijatuhkan terhadap Iran oleh sejumlah negara, potensi peningkatan perdagangan Indonesia dengan Iran sangat terbuka.

Josep berpendapat, Indonesia memiliki kebebasan untuk menentukan sikap dan kebijakan untuk melakukan perdagangan terhadap sejumlah negara.

Program prioritas pemerintah saat ini, jelas Josep, melindungi pasar domestik dan berupaya memperluas ekspor ke wilayah yang baru, untuk meningkatkan volume perdagangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.