Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Langka! Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Agam, Jadi Magnet Wisatawan

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 19:57 WIB | Oleh:
Langka! Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Agam, Jadi Magnet Wisatawan Doc: Antara Foto
Ket. Wisatawan dari mancanegara sedang berada di bunga bangkai yang mekar di Palupuh, Kabupaten Agam.

Bunga bangkai jenis Amorphopallus titanum mekar sempurna di Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dan menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk melihat secara langsung.

Pegiat Wisata Palupuh Joni Hartono di Lubuk Basung, Minggu mengatakan, bunga bangkai dalam kondisi mekar sempurna di lahan perkebunan milik masyarakat Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh.

"Bunga dalam kondisi mekar sempurna dan beberapa hari ke depan sudah layu dan membusuk," katanya.

Ia mengatakan, keberadaan bunga langka ini menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk melihat secara langsung ke lokasi.

Setidaknya ada belasan wisatawan dari Malaysia, Rusia dan Prancis berkunjung ke lokasi bunga.

Sebelumnya bunga bangkai jenis yang sama juga mekar di Padang Hijau tidak jauh dari lokasi pada akhir Maret 2026. Bunga itu dikunjungi wisatawan dari Ceko, Slovenia, Rusia, Inggris dan Amerika Serikat.

Pengunjung merasa senang dan beruntung melihat bunga itu, karena dari setelah mekar sampai mekar kembali membutuhkan waktu 3-5 tahun dan mekar hanya beberapa hari.

"Ada sekitar puluhan wisatawan berkunjung di dua lokasi bunga bangkai mekar itu setelah saya mempromosikan ke biro perjalanan, hotel dan lainnya," katanya.

Sementara Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Ade Putra mengatakan, bunga bangkai tersebut jenis Amorphopallus titanum.

Bunga tersebut merupakan puspa langka dan dilindungi Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

"Bunga dilindungi undang-undang dan tidak boleh dirusak." 

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 20:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 20:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 20:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.