Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kenaikan Harga Sembako Mulai Terasa, Bupati Aceh Barat Pastikan Belum Lewati HET

📅 Kamis, 19 Mar 2026, 11:07 WIB | Oleh:
Kenaikan Harga Sembako Mulai Terasa, Bupati Aceh Barat Pastikan Belum Lewati HET Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Aceh Barat Tarmizi didampingi Plt Sekdakab Dr Kurdi bersama sejumah pejabat terkait melakukan inspeksi harga barang ke sejumlah pedagang di Kompleks Pasar Induk Bina Usaha Meulaboh, kabupaten setempat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Rabu (18/3).

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mencatat adanya kenaikan harga jual sejumlah harga bahan pokok dan kebutuhan dapur menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, dalam inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pedagang di Pasar Bina Usaha Meulaboh.

“Ada kenaikan sejumlah komoditi bahan pokok, naiknya sedikit, belum melebihi harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi didampingi Plt Sekdakab Dr Kurdi dan pejabat terkait kepada wartawan di Meulaboh, Rabu.

Ada pun jenis kenaikan harga jual tersebut yaitu cabai merah mengalami kenaikan dari Rp30.000,- per kilogram menjadi Rp40.000,- per kilogram, beras premium (Yusima) mengalami kenaikan sekitar Rp900 per kilogram dari sebelumnya Rp15.400,- per kilogram naik menjadi Rp16.300,- per kilogram.

Kemudian komoditi ayam pedaging (ayam potong) juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp2.500 per kilogram dari sebelumnya Rp30.000,- per kilogram naik menjadi Rp32.500,- per kilogram. Harga telur juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp30.000,- per kilogram naik menjadi Rp32.500,- ribu per kilogram, gula pasir juga mengalami kenaikan dari harga jual sebelumnya Rp15.700 per kilogram naik menjadi Rp18.500 ribu per kilogram.

Harga jual bawang merah dan bawang putih juga tercatat mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp30.000 per kilogram naik menjadi Rp35.000,- per kilogram.

Bupati Tarmizi mengatakan naiknya sejumlah komoditi bahan pokok dan bumbu dapur tersebut dipicu akibat tingginya permintaan masyarakat menjelang hari tradisi meugang menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Meski mengalami kenaikan rata-rata mencapai delapan persen per komoditi pangan, pemerintah daerah memastikan kenaikan tersebut masih dalam batasan normal dan aman, karena belum melebihi ketetapan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Tarmizi menyebutkan sidak yang dilakukan bersama jajaran pemerintah, kepolisian, Bulog dan pihak terkait lainnya tersebut, sebagai upaya untuk memantau stabilitas harga bahan pokok menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah yang akan segera tiba.

Ia mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian dalam upaya menekan laju inflasi daerah.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat meminta kepada para pedagang agar tidak mengambil keuntungan meski banyaknya permintaan harga sembako menjelang lebaran oleh masyarakat.

Hal ini sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah, sekaligus mencegah tingginya inflasi di daerah, demikian Tarmizi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.