Kenaikan Harga Sembako Mulai Terasa, Bupati Aceh Barat Pastikan Belum Lewati HET
📅 Kamis, 19 Mar 2026, 11:07 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPemerintah Kabupaten Aceh Barat mencatat adanya kenaikan harga jual sejumlah harga bahan pokok dan kebutuhan dapur menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, dalam inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pedagang di Pasar Bina Usaha Meulaboh.
“Ada kenaikan sejumlah komoditi bahan pokok, naiknya sedikit, belum melebihi harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi didampingi Plt Sekdakab Dr Kurdi dan pejabat terkait kepada wartawan di Meulaboh, Rabu.
Ada pun jenis kenaikan harga jual tersebut yaitu cabai merah mengalami kenaikan dari Rp30.000,- per kilogram menjadi Rp40.000,- per kilogram, beras premium (Yusima) mengalami kenaikan sekitar Rp900 per kilogram dari sebelumnya Rp15.400,- per kilogram naik menjadi Rp16.300,- per kilogram.
Kemudian komoditi ayam pedaging (ayam potong) juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp2.500 per kilogram dari sebelumnya Rp30.000,- per kilogram naik menjadi Rp32.500,- per kilogram. Harga telur juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp30.000,- per kilogram naik menjadi Rp32.500,- ribu per kilogram, gula pasir juga mengalami kenaikan dari harga jual sebelumnya Rp15.700 per kilogram naik menjadi Rp18.500 ribu per kilogram.
Harga jual bawang merah dan bawang putih juga tercatat mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp30.000 per kilogram naik menjadi Rp35.000,- per kilogram.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bupati Tarmizi mengatakan naiknya sejumlah komoditi bahan pokok dan bumbu dapur tersebut dipicu akibat tingginya permintaan masyarakat menjelang hari tradisi meugang menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.
Meski mengalami kenaikan rata-rata mencapai delapan persen per komoditi pangan, pemerintah daerah memastikan kenaikan tersebut masih dalam batasan normal dan aman, karena belum melebihi ketetapan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Tarmizi menyebutkan sidak yang dilakukan bersama jajaran pemerintah, kepolisian, Bulog dan pihak terkait lainnya tersebut, sebagai upaya untuk memantau stabilitas harga bahan pokok menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah yang akan segera tiba.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian dalam upaya menekan laju inflasi daerah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat meminta kepada para pedagang agar tidak mengambil keuntungan meski banyaknya permintaan harga sembako menjelang lebaran oleh masyarakat.
Hal ini sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah, sekaligus mencegah tingginya inflasi di daerah, demikian Tarmizi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!