Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementrans Siap Percepat Pembangunan Ekonomi Kalimantan yang Inklusif

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 02:30 WIB | Oleh:
Kementrans Siap Percepat Pembangunan Ekonomi Kalimantan yang Inklusif Doc: Humas Kementrans
Ket. Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, Velix Wanggai

JAKARTA - Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, Velix Wanggai, akan mempercepat pembangunan ekonomi Kalimantan yang inklusif.

Hal ini menanggapi aksi damai masyarakat suku Dayak, Tidung, dan Bulungan di Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Senin (4/8).

Velix menegaskan, Kementerian Transmigrasi berkomitmen akan mengutamakan warga lokal dalam membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Hal tersebut akan dilakukan pada berbagai kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan saudara-saudara kami masyarakat Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara. Agar program transmigrasi ini dapat berjalan dan mensejahterakan masyarakat lokal," kata Velix dalam keterangan tertulisnya.

Velix menyatakan, aksi penyampaian pendapat tersebut berlangsung dengan damai. Dimana kelompok-kelompok masyarakat adat Dayak di Kalimantan Utara ini mendesak pemerintah pusat untuk memperhatikan kesejahteraan mereka.

“Saudara-saudara di Kalimantan Tengah dan Masyarakat yang ada di Kalimantan Utara, tidak perlu khawatir dengan program transmigrasi ini. Prioritas utama kami adalah warga lokal, khususnya dari masyarakat Dayak untuk ikut serta dalam transmigrasi lokal di Kalimatan," ucap dia.

Velix menambahkan, para transmigran lokal ini akan mendapatkan fasilitas yang sama seperti transmigran lainnya. Mulai dari fasilitas perumahan, lahan pekarangan dan dukungan lainnya.

Adapun Ibukota Kalimantan Utara, Tanjung Selor, punya sejarah yang unik terkait transmigrasi. Kecamatan Tanjung Selor terbentuk dari satuan-satuan pemukiman transmigrasi.

Pemukiman kawasan transmigran tersebut kemudian bertransformasi menjadi desa dan kecamatan serta berada dalam wilayah administratif Kabupaten Bulungan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.