Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Syahbandar Antisipasi Pemudik tak Kebagian Tiket di Pelabuhan Sampit

📅 Senin, 16 Mar 2026, 16:11 WIB | Oleh:
Syahbandar Antisipasi Pemudik tak Kebagian Tiket di Pelabuhan Sampit Doc: ANTARA/Devita Maulina
Ket. Suasana embarkasi penumpang di Pelabuhan Sampit, Minggu (15/3).

SAMPIT -- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) telah mengantisipasi para pemudik yang sempat tidak mendapatkan tiket di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian di Sampit, Senin menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan operator pelayaran untuk menyiapkan tiket cadangan guna mengakomodir warga yang sangat mendesak untuk mudik.

“Kemarin malam saya telepon kepala cabang operator karena ada saudara kita yang tidak dapat tiket. Kita siapkan 10 cadangan dan ada sembilan orang yang akhirnya bisa berangkat ke Surabaya untuk lanjut ke Nusa Tenggara Barat,” terang Hotman.

Gelombang arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Sampit mencapai puncaknya dengan keberangkatan 2.683 penumpang menuju Pulau Jawa.

Kemarin bisa dikatakan merupakan puncak arus mudik karena ada tiga kapal yang diberangkatkan sekaligus, sehingga menjadi yang tertinggi aktivitas pemberangkatan selama 18 hari masa posko angkutan laut, yakni 13-30 Maret 2026. Hal ini dipicu oleh jadwal keberangkatan tiga kapal dalam satu hari.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari tiga kapal, yakni KM Leuser tujuan Semarang mengangkut 1.392 orang, disusul KM Kirana III tujuan Surabaya dengan 768 penumpang dan KM Dharma Rucitra VI tujuan Semarang sebanyak 523 orang.

Untuk menghindari penumpukan penumpang di area terminal, proses embarkasi atau masuknya penumpang ke kapal dilakukan lebih awal.

Dari yang biasanya dua jam sebelum keberangkatan, kali ini dimulai dari pukul 07:00 WIB pagi dengan keberangkatan pertama pada pukul 11:00 WIB, sehingga penumpang pun tidak perlu terburu-buru untuk embarkasi.

Disamping itu, pihaknya memperkirakan kenaikan jumlah penumpang sebesar 10 persen dibanding tahun lalu. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata kenaikan transportasi laut secara nasional yang berada di angka 6,7 persen.

Ia menambahkan, dukungan penuh dari aparat keamanan sangat membantu pihak otoritas pelabuhan dalam mengatur lonjakan penumpang. Sinergi ini mencakup pengamanan area hingga penanganan teknis bagi pemudik yang kesulitan tiket.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.