Istana Buckingham Akhirnya Buka Suara Setelah Wawancara Pangeran Harry di BBC
📅 Senin, 05 Mei 2025, 15:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: The Sun
LONDON - Istana Buckingham akhirnya buka suara mengenai masalah pengaturan keamanan Pangeran Harry, menyusul putusan Pengadilan Banding Inggris pada Jumat lalu dan wawancara Harry di BBC yang mengklaim telah menjadi korban dari "tipu daya lembaga."
Harry kalah di pengadilan Inggris dalam perjuangannya mendapatkan perlindungan VIP setelah kepindahannya ke luar negeri. Ia terus memiliki pengaturan keamanan khusus yang dibuat untuk kunjungannya ke Inggris.
Harry mengajukan kasus tersebut melawan Kementerian Dalam Negeri Inggris dan Komite Eksekutif untuk Perlindungan Keluarga Kerajaan dan Tokoh Publik, yang dikenal sebagai Ravec (yang mencakup tokoh-tokoh dari Rumah Tangga Kerajaan yang mewakili Raja).
Dalam putusan hari Jumat, Hakim Sir Geoffrey Vos, Lord Justice Bean, dan Lord Justice Edis menolak banding Harry.
Sir Geoffrey mengatakan argumen Harry “menggetarkan” namun tidak mengarah pada tantangan hukum yang sebenarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tidak mungkin untuk mengatakan bahwa alasan ini tidak logis atau tidak tepat, malah tampaknya masuk akal,” katanya, seperti dikutip Deadline.
Tak lama setelah itu, BBC merilis wawancara dengan Harry, "Saya tidak bisa membayangkan dunia di mana saya akan membawa istri dan anak-anak saya kembali ke Inggris saat ini," kata Harry dalam wawancara tersebut.
Dia mengeluh bahwa ayahnya, Raja Charles, bisa saja mendukungnya dengan “menyingkir dan membiarkan para ahli melakukan pekerjaan mereka.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Surat kabar The Sun kemudian menerbitkan pernyataan dari Istana Buckingham. "Semua masalah ini telah diperiksa berulang kali dan dengan cermat oleh pengadilan, dengan kesimpulan yang sama dicapai pada setiap kesempatan," kata seorang juru bicara istana.
Dalam wawancara dengan BBC, Harry mengatakan, ia "menginginkan rekonsiliasi" dengan keluarga kerajaan, tetapi Raja Charles "tidak mau berbicara dengan saya".
"Saya tidak tahu berapa banyak waktu yang dimiliki ayah saya."
Raja Charles kini tengah menjalani perawatan kanker, setelah diagnosisnya diumumkan ke publik pada tahun 2024.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!