Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Investigasi Insiden Bondi: Pelaku Penembakan Beraksi Seorang Diri

📅 Selasa, 30 Des 2025, 20:31 WIB | Oleh:
Investigasi Insiden Bondi: Pelaku Penembakan Beraksi Seorang Diri Doc: AFP/Saeed KHAN

ISTANBUL - Kepolisian Federal Australia menyatakan bahwa ayah dan anak yang dituduh melakukan penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, bertindak sendiri.

Dalam konferensi pers pada Selasa (30/12), Komisaris Polisi Krissy Barrett mengatakan tidak ada bukti kedua pria itu bagian dari kelompok yang lebih besar, Australian Broadcasting Corporation (ABC) melaporkan.

Insiden pada 14 Desember itu menewaskan 15 orang dan melukai sekitar 42 lainnya. Salah satu tersangka penembak tewas, sedangkan yang lainnya luka parah.

Naveed Akram, 24 tahun, telah didakwa atas 59 pelanggaran terkait penembakan massal tersebut, termasuk 15 dakwaan pembunuhan.

Barrett mengatakan tidak ditemukan bukti bahwa Naveed dan ayahnya, Sajid, diarahkan oleh pihak lain untuk melakukan serangan itu.

"Mengingat proses pengadilan yang akan berjalan dan pertimbangan keamanan lainnya, saya tidak bisa menyampaikan semua perincian yang kami miliki," kata Barret.

Dalam konferensi pers yang sama, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese membela keputusan pemerintahnya untuk tidak membentuk komisi penyelidikan nasional atas serangan itu, meski ada desakan dari masyarakat.

Canberra saat ini fokus "menyatukan negara," katanya. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.