Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Imbas Gempa Bekasi, Perjalanan Kereta di Stasiun Palmerah Dihentikan Sementara

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 21:10 WIB | Oleh:
Imbas Gempa Bekasi, Perjalanan Kereta di Stasiun Palmerah Dihentikan Sementara Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Stasiun Palmerah, Jakarta Barat dipadati penumpang lantaran perjalanan kereta diberhentikan sementara menyusul gempa di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang terasa hingga wilayah Jakarta, Rabu (20/8) malam.

JAKARTA - Perjalanan kereta di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, dihentikan sementara usai gempa magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Bekasi, Rabu (20/8) malam. Penumpang menumpuk di stasiun, sebagian terpaksa duduk di tangga karena kursi penuh.

Salah satu karyawati swasta asal Ciledug, Sisil mengaku hingga pukul 20.35 WIB dirinya sempat tertahan di Stasiun Palmerah lantaran perjalanan kereta ke arah tempat tinggalnya dihentikan sementara.

"Situasi Stasiun Palmerah penuh, ada yang duduk di tangga, karena kursinya pada penuh semua. Kereta Stasiun Tanah Abang ke arah Rangkas Bitung infonya diberhentikan. Enggak tau sampai kapan," kata Sisil saat dihubungi di Jakarta, Rabu malam.

Gempa itu pun dirasakannya ketika tengah makan di Sate Senayan di kawasan Menteng. Namun, para pelanggan di tempat itu tidak begitu panik.

"Pas lagi makan, mejanya gerak, sekitar jam 20.00 WIB kurang. Mereka (pelanggan) enggak begitu merasa. Kayak cuma 'gempa ya' gitu? Teman-teman kayak enggak fokus juga kan lagi pada ngobrol," kata Sisil.

Kini, Sisil pun menunggu jemputan suaminya yang mengendarai sepeda motor.

"Saya jadinya nunggu suami saya. Pulang pakai motor aja bareng suami," imbuh Sisil.

Dalam akun X Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4,9.

Titik sumber gempa berada 14 kilometer arah tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Kedalaman 10 kilometer," demikian dikutip BMKG.

Selain Jakarta, gempa juga terasa di wilayah Purwakarta, Bogor dan sejumlah daerah lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.