Ribuan Tanaman Diharapkan Mampu Melawan Bau Sampah di Rawa Kucing
📅 Kamis, 12 Feb 2026, 22:07 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
TANGERANG – Untuk meminimalkan larinya bau sampah, ribuan pohon ditanam di Rawa Kucing. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Banten melakukan penghijauan di sekitar kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) Rawa Kucing melalui penanaman ribuan pohon untuk menjaga keseimbangan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi di Tangerang, Kamis, mengatakan kegiatan penghijauan dilakukan melalui penanaman 4.000 tumbuhan kana serta pohon bambu dan tanaman asoka di sisi utara kawasan TPA Rawa Kucing.
Penanaman pohon bambu dan tanaman asoka dipilih sebagai salah satu langkah merestorasi ekosistem, karena mempunyai daya tahan untuk mengurangi bau busuk sampah dan mencegah longsor di kawasan sekitar.
”Kami sengaja menanam ribuan tumbuhan kana untuk memperluas kawasan RTH di TPA Rawa Kucing sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pengguna jalan yang setiap harinya melewati Jalan Iskandar Muda Neglasari,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama menggencarkan aksi penghijauan yang bisa dilakukan di lingkungan pemukiman masing-masing.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita juga ada program pembagian pohon gratis kepada masyarakat sebagai upaya mengampanyekan program penghijauan. Hal ini juga sejalan dengan program Indonesia Asri," ujarnya.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengajak masyarakat memperkuat komitmen menjaga lingkungan melalui gerakan tanam pohon, karena pohon memiliki peran vital dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan peningkatan kualitas udara di perkotaan.
"Menanam hari ini, kita memanen kehidupan untuk anak cucu nanti. Pohon memberi oksigen, kesejukan, keteduhan, dan menjaga keseimbangan lingkungan. Ini adalah investasi jangka panjang,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sachrudin menginstruksikan seluruh camat, lurah, hingga RT/RW untuk menggerakkan partisipasi aktif warga dalam merawat pohon yang telah ditanam dan memastikan gerakan ini terus berlanjut.
"Kita ingin gerakan ini menjadi contoh. Pemerintah hadir, tapi keberhasilan ada di tangan masyarakat yang kompak dan mau bergotong royong,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!