Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD Sayangkan Pemberian Julukan “Gotham City” bagi Jakarta oleh Netizen

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 19:05 WIB | Oleh:
DPRD Sayangkan Pemberian Julukan “Gotham City” bagi Jakarta oleh Netizen  Doc: ANTARA/DPRD
Ket. Anggota DPRD DKI Jakarta, Taufik Zoelkifli

JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta menyayangkan ibu kota mendapatkan julukan sebagai Gotham City, yakni sebuah kota yang sarat aksi kriminal dalam komik dan film fiksi Batman, dari para netizen.

Anggota DPRD DKI Jakarta, Taufik Zoelkifli, mengatakan julukan tersebut sebagai bentuk sarkasme yang harus menjadi bahan evaluasi dari Pemprov DKI Jakarta.

“Pemprov harus mengambil langkah yang memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Jakarta. Ada sejumlah lamgkah yang bisa diambil oleh GubernurPramono Anung bersama dengan jajaran Polda Metro Jaya dan masyarakat,” kata dia, Kamis (4/6).

Langkah tersebut, kata dia, mengintegrasikan CCTV milik pemprov dengan Polda Metro Jaya. “Integrasi ini masih menjadi hambatan dari sisi teknis, meskipun Pemprov memiliki banyak CCTV di sejumlah wilayah,” kata dia.

Adanya integrasi tersebut, kata Taufik, jika terjadi tindak kriminal akan terpantau juga oleh Polda Metro Jaya, dan bisa segera diambil langkah penindakan.

“DPRD akan membahas lebih lanjut soal ini dengan pemprov untuk mengatasi masalah teknis penggunaan perangkat teknologinya agar integrasi CCTV bisa dilakukan lebih cepat dan menyeluruh,” ujar dia.

Pemprov DKI Jakarta, kata dia, bersama dengan Polda Metro Jaya juga harus lebih meningkatkan patroli, terutama pada kawasan yang terpetakan masuk daerah rawan. Selain itu, sebutnya, Pemprov juga harus kembali melakukan upaya mengikutsertakan masyarakat dalam kegiatan keamanan lingkungan, seperti siskamling.

“Jangam sampai Jakarta yang digadang-gadang menjadi kota global dan kota bisnis berskala internasional justeru tercoreng dengan aksi kriminal yang meningkat. Ini harus menjadi perhatian serius dari DPRD, pemprov, Polda Metro Jaya, dan warga ibu kota,” ucap dia.

Sebelumnya, rentetan kasus penjambretan dan perampokan yang viral di media sosial memicu keresahan publik Jakarta. Beberapa video menunjukkan aksi sadis komplotan begal yang membuat warganet ramai-ramai menyamakan Jakarta dengan "Gotham City", kota fiksi sarang kriminal dalam komik dan film Batman.

Padahal data terbaru Global Residence Index 2026, Jakarta sebenarnya bertengger di peringkat kedua sebagai kota paling aman di Asia tenggara, tepat di bawah Singapura. Aksi kriminal juga menyerang turis asing, seperti pada 8 Mei 2026, turis Polandia menjadi korban penjambretan tas oleh pengendara sepeda motor saat sedang berjalan di kawasan Kebon Sirih.

Kemudian pada 14 Mei 2026, turis Italia dirampok oleh pengendara motor di dekat Bundaran Hotel Indonesia (HI). Korban yang sedang menunggu jemputan ojek daring di tepi jalan harus kehilangan telepon genggamnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim mengintegrasikan sedikitnya 24.000 kamera pengawas (CCTV) di seluruh wilayah Jakarta yang akan tersambung langsung dengan sistem pemantauan Polda Metro Jaya. Sementara itu, Polda Metro Jaya mengklaim sepanjang lima bulan pertama tahun 2026, telah berhasil menindak 171 kasus kejahatan jalanan dan menjebloskan 103 tersangka ke dalam sel tahanan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.