Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gotham City Cocok untuk Jakarta Keseluruhan?

📅 Selasa, 02 Jun 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Gotham City Cocok untuk Jakarta Keseluruhan? Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Apel Kesiapsiagaan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jakarta Barat di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (1/6).

JAKARTA – Saat ini di media sosial beredar julukan Gotham City untuk daerah Jakarta Barat karena begitu banyak kasus kriminal terjadi. Namun, mungkin julukan tersebut sebenarnya cocok untuk Jakarta secara keseluruhan, tak hanya Jakbar.

Mengapa demikian? Sebab kriminalitas terjadi setiap hari di seantero Jakarta dan intensitasnya makin tinggi. Namun, seperti biasa, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menepis julukan “Gotham City” yang disematkan warganet di media sosial untuk wilayah Jakarta Barat akibat isu maraknya kriminalitas pada malam hari.

Iin menegaskan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta Barat pada dasarnya relatif aman dan berada dalam kondisi yang terkendali. Namun, kenyataan yang dialami warga berbeda, mereka tiap hari menghadapi jambret, begal, dan pencoleng lain.

“Ketika kemarin ada isu atau berita terkait dengan Gotham City, saya diskusi dengan Pak Kapolres. Beliau menyampaikan data yang ada di Jakarta Barat sesungguhnya tidak lebih tinggi dari wilayah lain. Secara rata-rata, kita dalam kondisi yang terkendali,” ujar Iin.

Dia menuturkan itu usai memimpin Apel Kesiapsiagaan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin. Dia menyebutkan salah satu indikator Jakarta Barat tetap kondusif, yaitu masih tingginya aktivitas masyarakat di ruang publik pada malam hari.

Itu termasuk pemanfaatan fasilitas olahraga, baik milik pemerintah maupun swasta, seperti Marudja Sport Park. Menurutnya, hal itu membuktikan warga merasa nyaman beraktivitas hingga larut malam.

Kendati demikian, Iin tetap mengimbau masyarakat agar melakukan langkah preventif demi menjaga keselamatan diri, seperti mengurangi aktivitas malam yang tidak mendesak serta memastikan ada pendamping bagi perempuan yang harus keluar malam. Terkait julukan “Gotham City” yakni kota fiksi yang dipenuhi kriminalitas dalam komik dan film Batman, Iin mengatakan hal itu murni fiksi.

Di dunia nyata, penanganan dinamika keamanan memerlukan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat. Sebagai langkah mitigasi, dia mengoptimalkan peran FKDM di tingkat kecamatan untuk melakukan pemetaan dan penjagaan di titik-titik rawan kriminalitas.

FKDM diproyeksikan sebagai sistem peringatan dini atau early warning system yangbersentuhan langsung dengan akar rumput dan bersinergi dengan unsur Tiga Pilar (TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah). FKDM akan bekerja sama dan juga akan berkoordinasi secara efektif dengan unsur Tiga Pilar. Ini menunjukkan bahwa Jakarta Barat siap untuk menjaga Jakarta aman,” tegas Iin.

Selain mengintensifkan patroli keamanan, Pemerintah Kota Jakarta Barat juga tengah memproses penambahan pengadaan kamera pengawas (CCTV), khususnya di kawasan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) guna memantau titik-titik rawan kejahatan.

Toko Plastik

Sementara itu, polisi mengungkap kasus peredaran obat keras daftar G dan psikotropika yang dijual secara ilegal di sebuah toko plastik di kawasan Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar). Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial A alias BOY (26) di tempat kejadian perkara (TKP) yang berlokasi di Jalan Daan Mogot, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Kapolsek Kalideres Kompol Rihold di Jakarta, Senin, mengatakan pengungkapan kasus itu bermula dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan adanya dugaan penjualan bebas obat keras daftar G di lokasi tersebut. “Menindaklanjuti informasi masyarakat, anggota Unit Resnarkoba Polsek Kalideres langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan di dalam toko plastik tersebut,” ujar Rihold.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo menjelaskan saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan berbagai jenis obat keras dan psikotropika tanpa izin edar yang disimpan rapi di dalam toko plastik tersebut untuk mengelabui petugas. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.