Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Dapat Jersey Chelsea dari Boehly, Keren! Bertanda Tangan Reece James

📅 Sabtu, 21 Feb 2026, 22:31 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Dapat Jersey Chelsea dari Boehly, Keren! Bertanda Tangan Reece James Doc: Antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto menerima jersey atau seragam klub sepak bola Inggris Chelsea berwarna biru bertanda tangan kapten tim Reece James dari Todd L. Boehly di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima jersey atau seragam klub sepak bola Inggris Chelsea berwarna biru bertanda tangan kapten tim Reece James dari Todd L. Boehly di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2).

Boehly merupakan CEO Eldridge Industries yang juga pemilik klub Liga Inggris Chelsea dan klub basket Los Angeles Lakers.

Jersey tersebut bernomor punggung 24 dan bertuliskan nama James. Prabowo dan Boehly berfoto bersama dengan jersey itu, didampingi Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO BPI Danantara Rosan Roeslani.

Pemberian jersey tersebut dilakukan di sela-sela pertemuan Presiden Prabowo dengan 12 pengusaha investasi global di Washington DC.

Usai pertemuan, Rosan mengungkapkan Boehly telah berjanji akan membawa klub Chelsea dan klub basket Los Angeles Lakers ke Indonesia untuk menggelar pertandingan.

"Salah satunya adalah ada owner majority dari Chelsea, Lakers, juga ada Dodgers. Dan dia berjanji mau bawa klub Chelsea dan Lakers ke Indonesia untuk ya kerja sama dan melakukan pertandingan," kata Rosan.

Selain Boehly, pengusaha lain yang bertemu Prabowo adalah Armen Panossian, CEO Oaktree sekaligus pemilik klub Italia Inter Milan; Matt Harris dari BlackRock Founding Partners dan Global Infrastructure Partners; Martin Escobari, Co-President sekaligus Head of Global Growth Equity General Atlantic; Al Rabil, CEO Kayne Anderson;

Neil R. Brown, Managing Director Global Institute Infrastructure KKR; Michael Weinberg, Chairperson of the Investment Committee Levine Leichtman Capital Partners (LLCP); Justin Metz, Managing Partner Related Fund Management (RFM); Luke Taylor, Co-President Stonepeak; Nabil Mallick, COO Thrive Capital; Jeffrey Perlman, CEO Warburg Pincus; serta Seth Bernstein dari Bernstein Equity Partners.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan dalam pertemuan itu Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif serta membuka ruang kolaborasi yang saling menguntungkan.

"Presiden Prabowo membuka seluas-luasnya peluang investasi untuk membangun sebanyak-banyaknya rantai ekonomi dan lapangan pekerjaan yang menguntungkan kepentingan dalam negeri di Indonesia," ucapnya.

Pertemuan di Washington DC ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tengah memasuki fase baru sebagai negara yang percaya diri, stabil, dan siap menjadi pusat pertumbuhan baru dunia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.