Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DJKA Raih Penghargaan Internasional untuk Proyek LRT Jabodebek

📅 Jumat, 15 Nov 2024, 13:55 WIB | Oleh:
DJKA Raih Penghargaan Internasional untuk Proyek LRT Jabodebek Doc: Dok. Humas DJKA
Ket. Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal (Kiri) saat menerima penghargaan Outstanding Civil Engineering Achievement Award dari Japan Society of Civil Engineers

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Proyek LRT Jabodebek berhasil meraih penghargaan Outstanding Civil Engineering Achievement Award dari Japan Society of Civil Engineers.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Hajime Ueda, Kepala Bagian Ekonomi Kedubes Jepang di Indonesia, di Jakarta belum lama. Proyek LRT Jabodebek semenjak diresmikan pada tanggal 28 Agustus 2023 telah merubah lanskap transportasi di wilayah Jabodebek.

"LRT Jabodebek sepanjang 44,3 kilometer dan menghubungkan 18 stasiun telah menjadi tulang punggung angkutan umum di Jakarta dan sekitarnya dengan terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti Commuter Line, Jak Lingko, TransJakarta, Bis Kita, dan Kereta Cepat," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/11). 

Hadir pula dalam penyerahan penghargaan ini, Eiji Yonezawa selaku Presiden Oriental Consultant Global (OC Global). Dalam pembangunan LRT Jabodebek, OCG berperan sebagai konsultan supervisi. Kolaborasi DJKA dengan OCG sebagai konsultan supervisi menjadi kunci keberhasilan proyek ini.

Penghargaan ini membuktikan bahwa proyek LRT Jabodebek tidak hanya menjadi kebanggaan Indonesia, tetapi juga diakui kualitasnya di tingkat dunia.

"Dengan semangat kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, termasuk OCG, proyek (LRT) dapat terlaksana. OCG membantu kami membangun sepuluh (10) jembatan bentang panjang yang dibangun di jalur utama, termasuk long span Kuningan, yang dikatakan memiliki bentang jembatan kantilever seimbang terpanjang untuk jalur kereta api di dunia," ucap Risal.

Proyek LRT Jabodebek menunjukkan salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi kemacetan, khususnya di wilayah aglomerasi Jabodebek.

Kementerian Perhubungan melalui DJKA berkomitmen untuk terus berusaha meningkatkan sistem perkeretaapian perkotaan agar dapat memberikan lebih banyak dampak positif kepada masyarakat pengguna kereta api.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.