Demi Generasi Emas, Potensi Anak Harus Digali dan Dikembangkan
📅 Kamis, 27 Jul 2023, 10:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA - Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) menggelar Seminar Potensi Anak dengan tema "Sadari Potensi Diri, Siap Menyongsong Masa Depan" Bhakti Persaja Untuk Negeri, kemarin. Seminar untuk memperingati Hari Anak Nasional 2023 dan Puncak Hari Bhakti Adhayksa ke-63 itu diikuti 600 pelajar SMA dan SMK se-DKI Jakarta.
Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Dr Reda Manthovani mengatakan, Persaja sebagai organisasi profesi jaksa ingin menunjukkan kiprahnya melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membentuk generasi muda berkualitas dan berkarakter.
Salah satu caranya melalui tes sidik jari yang diikuti 600 pelajar SMA dan SMK berprestasi di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan ini agar para siswa dapat mengetahui potensi kecerdasan serta minat dan bakat yang mereka miliki.
"Generasi muda merupakan aset bangsa. Dengan mengetahui potensi yang dimiliki, maka bisa menjadi acuan bagi mereka untuk mengembangkan bakat dominannya yang sesuai dengan potensi yang dimiliki sehingga dapat menjadi generasi yang lebih berkualitas dan berkarakter demi mendukung tercapainya potensi Indonesia Emas 2045," ujarnya di sela-sela Seminar Potensi Anak, kemarin.
Sementara itu, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengapresiasi penyelenggaraan seminar potensi anak tersebut. Dia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan perhatian dan dukungan optimal untuk tumbuh kembang anak-anak Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Bersama-sama kita ciptakan landasan kokoh bagi masa depan yang gemilang anak bangsa," kata Heru saat memberikan kata sambutan.
Heru optimistis para siswa dan siswi dapat meraih potensi emas pada 2045. Keyakinan ini berangkat setelah dirinya melihat begitu banyak hasil karya pelajar Indonesia yang sangat menarik, bahkan ia sempat membeli beberapa karya lukis pelajar yang dipamerkan dalam perhelatan tersebut.
"Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi ladang inspirasi untuk terus berjuang menciptkan generasi emas Indonesia yang unggul dan berkualitas," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pendiri YClinic dan Life Design Clinic dr Yovi Yoanita menjelaskan, fingerprint analysis merupakan analisis sidik jari untuk mengungkapkan potensi genetik dalam diri seseorang, mulai dari bakat, kecerdasan, perilaku, karakter, dan motivasi.
Menurutnya, fingerprint analysis tidak hanya dapat digunakan oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Melalui metode tersebut maka dapat diketahui kelebihan potensi sang anak yang sudah ada sejak lahir.
"Fingerprint Analysis sangat penting untuk mengetahui potensi anak karena lebih akurat dalam menemukan potensi yang sifatnya bawaan lahir atau genetik," jelas dr Yovi yang juga merupakan praktisi nutrisi, anti aging, wellness, serta mental health tersebut.
Sementara CEO Teknologi Cakra Internasional Ranny Fardiany mengatakan, untuk membantu masyarakat Indonesia menggali dan mengetahui lebih jauh mengenai potensi diri yang dimiliki, pihaknya menghadirkan platform pegembangan potensi diri berbasis genetik yakni berupa fingerprint analysis
Pendiri Teknologi Cakra Internasional dan Life Design Clinic Maya Miranda Ambarsari berharap melalui kegiatan ini dapat membangun dan membentuk generasi muda yang berkualitas sehingga pada akhirnya dapat mencapai Indonesia yang lebih gemilang di masa mendatang.
"Anak muda harus lebih kreatif dan adaptif sehingga mereka memiliki daya saing yang kuat sebagai generasi penerus bangsa dan negara," ujar wanita pengusaha yang juga merupakan salah satu pendiri STIH Adhyaksa ini
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!