Data Tanggap Bencana Harus Terus Diperbaruhi
📅 Rabu, 19 Okt 2022, 00:05 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Antaranews
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengatakan pemenuhan data lapangan yang tepat dan cepat sangat diperlukan untuk meminimalisasi risiko bencana. Oleh karena itu data lapangan tanggap bencana harus terus diperbaharui.
"Semakin cepat kita dapat data lapangan yang real dan clear, kita akan semakin cepat mengambil keputusan dan akan mampu meminimalisir risiko bencana," ujar Muhadjir, saat memimpin Rapat Tingkat Menteri (RTM) Penanggulangan Bencana, di Jakarta, Selasa (18/10).
Dia menekankan, bencana yang terjadi harus dapat diatasi dengan baik. Jangan sampai mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, mengingat saat ini Indonesia sedang dalam proses melawan krisis ekonomi global.
Menurutnya, hal-hal yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pokok dan kelancaran transportasi untuk menyuplai bahan perdagangan diharapkan tidak terganggu.
Untuk itu diperlukan koordinasi lintas sektor harus berjalan dengan baik. "Mohon koordinasi di lapangan diperkuat sehingga melibatkan semua pihak yang terdampak. Jangan sampai kita gagal fokus dalam penanganan bencana ini sehingga menimbulkan efek yang tidak kita harapkan," tandasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mencatat, sebanyak 227 bencana alam telah terjadi di Indonesia dalam dua minggu terakhir sejak awal Oktober 2022. Semua kejadian bencana dikategorikan sebagai bencana hidrometeorologi basah.
"Dalam kurun waktu 3 sampai 16 Oktober 2022, banjir menjadi kejadian bencana yang paling banyak terjadi dalam periode ini disusul tanah longsor dan cuaca ekstrem. Bencana alam tersebut menyebabkan 23 jiwa meninggal dunia, 1 jiwa hilang, dan 19 jiwa luka-luka/sakit," jelasnya.
Dia mengimbau pemerintah provinsi maupun daerah berkoordinasi dan tidak sungkan menetapkan status tanggap darurat jika terjadi bencana. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk terus waspada.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!