Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cuaca Ekstrem Landa Bogor, 1 Orang Tewas Tertimpa Pohon Palem dan Puluhan Warga Ngungsi

📅 Sabtu, 02 Mei 2026, 04:13 WIB | Oleh:
Cuaca Ekstrem Landa Bogor, 1 Orang Tewas Tertimpa Pohon Palem dan Puluhan Warga Ngungsi Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor
Ket. Petugas BPBD melakukan asesmen di lokasi banjir, Kampung Pondok Manggis, Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/5).

KABUPATEN  BOGOR - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Bogor, Jumat, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan puluhan warga terdampak banjir serta kerusakan rumah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani di Binong, mengatakan kejadian terjadi hampir bersamaan di beberapa titik sejak siang hingga sore hari.

“Angin kencang dan hujan deras menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi, termasuk di Jalan Tegar Beriman yang mengakibatkan satu korban jiwa,” ujar Adam.

Korban diketahui bernama Sugiharto Sukoco (41), warga Kecamatan Kemang, yang tertimpa pohon palem saat melintas di Jalan Tegar Beriman sekitar pukul 14.55 WIB. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia.

Selain itu, kejadian pohon tumbang juga dilaporkan di sejumlah titik lain seperti Komplek Pemda Cibinong, Kampung Curug, hingga area parkir Stadion Pakansari. Di lokasi tersebut, tidak terdapat korban jiwa dan akses yang sempat terganggu telah kembali normal setelah dilakukan evakuasi oleh petugas.

Di Kecamatan Bojonggede, hujan deras memicu banjir di Kampung Pondok Manggis, Desa Bojong Baru, yang merendam 10 rumah milik 10 kepala keluarga atau 38 jiwa dengan ketinggian air mencapai sekitar 120 centimeter.

“Banjir terjadi akibat luapan kali baru yang mengalami penyempitan, sehingga air meluap ke permukiman warga,” kata Adam.

Sementara itu, di Kecamatan Gunungputri, angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada tiga unit rumah di Desa Bojongkulur. Total terdapat empat kepala keluarga atau 10 jiwa terdampak akibat kerusakan bagian atap rumah.

Satu keluarga yang terdiri dari tujuh jiwa terpaksa mengungsi sementara ke tempat kerjanya yang berada di lokasi yang sama karena kondisi rumah tidak layak huni.

BPBD mencatat kebutuhan mendesak di lokasi tersebut berupa logistik tanggap darurat dan terpal untuk penanganan sementara rumah warga yang rusak.

Adam menambahkan, secara umum tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian di Gunung Putri, namun diperlukan penanganan lanjutan untuk perbaikan rumah warga.

Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD bersama dinas terkait dan masyarakat telah melakukan penanganan darurat di seluruh lokasi, termasuk evakuasi pohon tumbang dan asesmen dampak.

BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, terutama yang dapat memicu pohon tumbang, banjir, dan kerusakan bangunan.

“Warga diharapkan tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi kejadian darurat agar dapat ditangani dengan cepat,” katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.