Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biar Investor Betah, Menkomdigi: Deregulasi Jadi Kunci Daya Saing Digital

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 23:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Biar Investor Betah, Menkomdigi: Deregulasi Jadi Kunci Daya Saing Digital Doc: ANTARA/HO-Kemkomdigi
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (kanan) dalam acara halal bihalal di Lapangan Anantakupa, Kantor Pusat Komdigi, Jakarta, Kamis (10/4/2025).

JAKARTA – Evaluasi regulasi agar lebih ramah investasi sangat penting karena bisa menjadi game changer dalam menarik investor, baik dari dalam negeri maupun luar.

Banyak negara menghapus izin yang tidak perlu, digitalisasi proses perizinan, atau menyatukan berbagai aturan ke dalam sistem terpadu (seperti OSS di Indonesia) setelah melakukan evaluasi regulasi.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menginstruksikan evaluasi regulasi agar lebih ramah investasi sebagai respons atas dinamika global terkait kebijakan tarif impor dari Amerika Serikat.

Dikutip dari rilis pers Kementerian, Kamis (10/4), dia menegaskan pentingnya komunikasi publik yang efektif dan kebijakan regulasi yang adaptif.

“Kita tidak bisa pasif menghadapi tekanan global. Saya sudah instruksikan evaluasi regulasi agar lebih ramah investasi dan responsif terhadap zaman,” kata Meutya saat memimpin apel pagi dan halalbihalal di Lapangan Anantakupa, Kantor Pusat Komdigi, Jakarta, Kamis (10/4).

Dalam sambutannya, Meutya juga menekankan kepada para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Komdigi untuk kembali bekerja dengan cepat dan semangat usai libur Idul Fitri 1446 H dan Hari Raya Nyepi.

Meutya mengingatkan pentingnya menjaga ritme kerja dan meningkatkan pelayanan publik pascalibur panjang.

“Bulan Syawal adalah momentum menyegarkan semangat kolaborasi dan produktivitas. Kita perlu buang energi negatif dan mengisi hari-hari ke depan dengan kekompakan tim,” lanjutnya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada tim teknis Kementerian Komdigi yang tetap siaga selama masa libur nasional. Dia mengatakan berkat kerja mereka, konektivitas digital nasional tetap stabil dan minim gangguan, termasuk saat puncak arus mudik Lebaran.

“Stabilnya jaringan selama mudik bukan hal kebetulan. Ini kerja keras tim yang siaga siang malam,” ucap dia.

Pada kesempatan itu, Menkomdigi juga mengingatkan kembali peran ASN dalam mendukung implementasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS).

“Sebagai bagian dari keluarga digital Indonesia, mari kita mulai dari lingkungan kita sendiri seperti keluarga dan tetangga untuk melindungi anak-anak dari bahaya ruang siber,” ujarnya.

Acara ditutup dengan ajakan kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan agenda transformasi digital nasional berbasis inklusivitas, efisiensi, dan ketahanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.