Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Balai TNGR Bersihkan Sampah di Kawasan Sembalun

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 16:16 WIB | Oleh:
Balai TNGR Bersihkan Sampah di Kawasan Sembalun Doc: ANTARA/HO-Balai TNGR NTB
Ket. Petugas Balai TNGR NTB saat melakukan pembersihan sampah di kawasan tebing di kawasan Gunung Rinjani Lombok di Mataram, Selasa (28/4).

MATARAM -- Petugas Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan kegiatan bersih-bersih sampah di wilayah wisata cam area Pelawangan Sembalun atau kaki kawasan Gunung Rinjani Lombok, untuk menjaga ekosistem kawasan.

"Aktivitas pendakian tidak hanya meninggalkan jejak cerita, tetapi juga potensi menimbulkan sampah di area yang sulit dijangkau, termasuk di tebing-tebing curam di kawasan wisata alam Gunung Rinjani," kata Kepala Balai TNGR NTB Budhy Kurniawan di Mataram, Selasa.

Ia mengatakan sebagai bentuk tanggung jawab pengelolaan kawasan, tim melaksanakan kegiatan pembersihan sampah pada area tebing.

Dengan menggunakan teknik tali dan standar keselamatan, petugas menuruni lereng untuk menjangkau sampah yang tersangkut di celah bebatuan.

"Kegiatan ini membutuhkan ketelitian, keterampilan, serta komitmen tinggi terhadap keselamatan kerja," katanya.

Ia mengatakan upaya ini merupakan bagian dari pengelolaan berkelanjutan di Gunung Rinjani, guna menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem pegunungan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pendaki untuk lebih bertanggung jawab terhadap barang bawaan, khususnya sampah.

"Karena menjaga kelestarian Rinjani adalah tanggung jawab kita bersama. Mari terapkan prinsip bawa turun kembali apa yang dibawa naik," katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat atau pengunjung untuk tetap menjaga kawasan untuk kepentingan bersama dan keberlanjutan ekosistem kawasan.

"Mari wujudkan kawasan yang aman dan bersih, supaya wisatawan merasa nyaman," katanya.

Sebelumnya, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani telah membuka aktivitas pendakian di kawasan Gunung Rinjani Lombok sejak 1 April, setelah sebelumnya ditutup sementara pada awal 2026 untuk meningkatkan ekosistem kawasan.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada para pengunjung atau pendaki untuk sama-sama menjaga kebersihan kawasan dengan tidak membuang sampahnya sembarangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.