Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ni Luh Made Dwi Indriati Abadikan Perjalanan Sampan Bujana Sentra dalam Sebuah Buku

30 Jumat, 30 Okt 2026, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Selain mendokumentasikan perjalanan SBS, Wiwiek ingin menyampaikan pesan mengenai pentingnya keberanian untuk memulai sebuah mimpi.

“Menurut saya, setiap mimpi yang baik perlu dimulai dari satu langkah kecil. Kita tidak harus menunggu semuanya sempurna untuk mulai melangkah. Yang terpenting adalah memiliki keberanian untuk memulai dan menjaga komitmen agar apa yang kita impikan bisa diwujudkan,” ungkap Wiwiek.

Baginya, sebuah gagasan tidak selalu harus diwujudkan melalui langkah besar. Keinginan sederhana, pengalaman yang membekas, dan keputusan untuk mulai mengerjakannya dapat menjadi awal dari sebuah karya yang bermakna.

Dalam proses menyelesaikan buku ini, Wiwiek juga menghadapi tantangan berupa kondisi dan situasi internal yang berubah dengan cepat. Dinamika tersebut menguji komitmennya untuk menuntaskan penulisan, sekaligus menjadi pengingat bahwa inspirasi perlu disertai konsistensi agar sebuah gagasan dapat diwujudkan.

Nilai tersebut selaras dengan kisah yang diangkat dalam buku ini: membangun sesuatu yang bermakna membutuhkan keberanian untuk memulai sekaligus keteguhan untuk terus melangkah ketika keadaan berubah.

Berharap SBS Dikenal sebagai Destinasi Wisata Budaya

Melalui penerbitan buku ini, Wiwiek berharap semakin banyak masyarakat mengenal Sampan Bujana Sentra dan memahami pentingnya keberadaan ruang yang mendukung pelestarian seni serta budaya Indonesia.

“Harapan saya, buku ini dapat menarik minat banyak orang untuk membeli dan membacanya, serta mendapatkan manfaat dari cerita yang disampaikan. Saya juga berharap melalui buku ini, semakin banyak masyarakat yang mengenal Sampan Bujana Sentra,” ungkap Wiwiek.

Ia juga berharap SBS dapat berkembang sebagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman lebih dari sekadar kunjungan. Perpaduan seni pertunjukan dan kuliner tradisional diharapkan menjadi daya tarik bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin mengenal kekayaan budaya Nusantara.

“Saya ingin masyarakat mengetahui bahwa tempat seperti Sampan Bujana Sentra perlu ada untuk memperkenalkan dan melestarikan seni serta budaya Indonesia. Saya juga berharap SBS dapat dikenal sebagai destinasi wisata sekaligus tempat bagi para pelaku seni untuk berkarya dan membangun karier,” tambahnya.

Harapan tersebut menempatkan buku ini sebagai upaya memperluas jangkauan cerita SBS. Melalui dokumentasi tertulis, masyarakat dapat mengenal perjalanan tempat tersebut, nilai yang diperjuangkan, serta harapan agar ruang seni dan budaya tetap memiliki tempat di tengah kehidupan modern.

Buku Diluncurkan 28 November 2026

Buku Badai dalam Tungku, Kisah Keteguhan Sampan Bujana Sentra dijadwalkan meluncur pada 28 November 2026 di Galeri Seni Sampan Bujana Sentra, Jalan Cik Ditiro II No. 1, RT 1/RW 2, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat 10350.

Bagi pembaca yang ingin memiliki buku ini, pemesanan dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 0818811037 atau dengan mengirimkan pesan langsung (direct message) ke akun Instagram @wiwiekmade.

Melalui buku ini, Wiwiek berharap perjalanan Sampan Bujana Sentra dapat menjangkau lebih banyak pembaca, sekaligus menghidupkan kembali perhatian terhadap pentingnya ruang bagi seni dan budaya Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Balapan MotoGP Malaysia Minus Raul Fernandez

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Balapan MotoGP Malaysia Min...

Mari Hormati Guru dengan Meramaikan “Pekan Guru Fest”

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Mari Hormati Guru dengan Me...
Daerah
Harga Cabai Naik? Jangan Kh...
Megapolitan
Hujan Mulai Turun, Tangeran...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gua Harimau, Melihat Jejak Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan

Gua Harimau, Melihat Jejak Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.