Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telkom Perkuat Digitalisasi Pendidikan, Metranet dan Jayantara Siapkan 5 Solusi

30 Jumat, 30 Okt 2026, 13:35 WIB | Oleh:
Telkom Perkuat Digitalisasi Pendidikan, Metranet dan Jayantara Siapkan 5 Solusi Telkom Perkuat Digitalisasi Pendidikan, Metranet dan Jayantara Siapkan 5 Solusi Doc: Telkom
Ket. PT Metra-Net (Metranet), perusahaan di bawah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, menjalin kerja sama strategis dengan PT Jalin Mayantara Indonesia (Jayantara) untuk memperluas pemanfaatan teknologi digital di sektor pendidikan. Kolaborasi ini ditujukan untuk membantu lembaga pendidikan di Indonesia mengintegrasikan berbagai layanan operasional dan pembelajaran melalui solusi teknologi yang lebih efektif.

JAKARTA - PT Metra-Net (Metranet), perusahaan di bawah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, menjalin kerja sama strategis dengan PT Jalin Mayantara Indonesia (Jayantara) untuk memperluas pemanfaatan teknologi digital di sektor pendidikan. Kolaborasi ini ditujukan untuk membantu lembaga pendidikan di Indonesia mengintegrasikan berbagai layanan operasional dan pembelajaran melalui solusi teknologi yang lebih efektif.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur Bisnis Metranet Faisal Yusuf dan Direktur Utama Jayantara Rakhmat Farunuddin di Jakarta beberapa waktu lalu. Kesepakatan ini menjadi langkah kedua perusahaan untuk menggabungkan kemampuan dan portofolio produk digital guna mendukung transformasi pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Metranet merupakan perusahaan yang bergerak di bidang solusi teknologi informasi untuk segmen business-to-business (B2B), dengan dukungan teknologi big data dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Melalui kolaborasi ini, Metranet dan Jayantara ingin menghadirkan layanan digital yang tidak hanya berfokus pada satu kebutuhan, tetapi juga menghubungkan berbagai proses dalam ekosistem pendidikan.

Digitalisasi yang dikembangkan mencakup sejumlah kegiatan, mulai dari penerimaan peserta didik baru hingga pengelolaan lembaga pendidikan dan pelaksanaan pembelajaran digital. Integrasi tersebut diharapkan membantu institusi pendidikan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menyesuaikan layanan dengan perkembangan teknologi.

Direktur Bisnis Metranet Faisal Yusuf mengatakan, kerja sama dengan Jayantara merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mempercepat transformasi digital nasional, termasuk dalam bidang pendidikan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas akses lembaga pendidikan terhadap solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pengelolaan dan pembelajaran.

"Sinergi bersama Jayantara memungkinkan kami membawa solusi digital yang lebih komprehensif, efisien, dan mudah diakses oleh berbagai lembaga pendidikan di Indonesia. Kami yakin portofolio ini dapat menjawab tantangan digitalisasi pendidikan secara berkelanjutan," ujar Faisal.

Dalam kolaborasi tersebut, kedua perusahaan menghadirkan lima layanan digital yang mencakup berbagai kebutuhan institusi pendidikan, mulai dari administrasi hingga pembelajaran. Portofolio ini dirancang untuk mendukung proses kerja yang lebih terintegrasi sehingga sekolah dan lembaga pendidikan dapat memanfaatkan teknologi sesuai kebutuhan masing-masing.

Layanan pertama adalah SPMB Online yang mendukung proses penerimaan mahasiswa dan peserta didik baru secara daring dan terintegrasi. Sistem ini ditujukan untuk membantu lembaga pendidikan mengelola proses penerimaan dengan memanfaatkan layanan digital.

Selanjutnya, terdapat Posgram + ASIQ yang membantu pengelolaan operasional sekolah melalui sistem informasi manajemen terpadu. Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari upaya digitalisasi administrasi agar pengelolaan kegiatan sekolah dapat dilakukan secara lebih terstruktur.

Untuk mendukung pencatatan kehadiran, tersedia Masook Pendidikan yang menyediakan layanan presensi digital berbasis biometrik. Solusi ini membantu institusi pendidikan mengelola data kehadiran melalui sistem digital sesuai kebutuhan operasionalnya.

Dua layanan lainnya adalah SIMDIO dan LMSDIO yang menyasar kebutuhan pengelolaan lembaga pendidikan serta proses belajar-mengajar. SIMDIO merupakan Sistem Informasi Manajemen untuk sekolah dan lembaga pendidikan, sedangkan LMSDIO adalah Learning Management System (LMS) yang mendukung penyelenggaraan pembelajaran berbasis digital.

Kelima solusi tersebut mencakup kebutuhan administrasi, manajemen operasional, pencatatan kehadiran, hingga penyelenggaraan pembelajaran. Melalui pemanfaatan layanan yang sesuai, lembaga pendidikan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sekaligus mengembangkan pengalaman belajar yang lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi.

Selain mendukung kebutuhan institusi pendidikan, kerja sama Metranet dan Jayantara juga membuka peluang pengembangan pasar bagi kedua perusahaan. Penggabungan portofolio dan kapabilitas tersebut diharapkan dapat memperluas pemanfaatan solusi digital di sektor pendidikan serta menghadirkan layanan yang saling melengkapi.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya TelkomGroup dalam memperkuat sinergi antarentitas untuk menjawab kebutuhan pasar melalui pengembangan solusi digital. Dengan memperluas portofolio layanan pendidikan, TelkomGroup berharap dapat meningkatkan kontribusinya dalam mendorong transformasi digital di berbagai sektor Indonesia.

Ke depan, pemanfaatan teknologi yang terintegrasi diharapkan membantu lembaga pendidikan menjalankan proses administrasi dan pembelajaran secara lebih efisien. Kerja sama Metranet dan Jayantara juga menjadi langkah untuk memperkuat ekosistem pendidikan digital yang mampu mengikuti perkembangan kebutuhan institusi dan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Masa Gratis Sudah Selesai, ...

Balapan MotoGP Malaysia Minus Raul Fernandez

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Balapan MotoGP Malaysia Min...
Megapolitan
Hujan Mulai Turun, Tangeran...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gua Harimau, Melihat Jejak Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan

Gua Harimau, Melihat Jejak Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.